Sabtu, 23 Maret 2019

Dialog Nabi musa as dan wanita mandul

DIALOG NABI MUSA عليه السلام DENGAN WANITA MANDUL

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Dikisahkan seorang wanita datang kepada Nabi Musa عليه السلام Ia berkata :

"Wahai Nabi, sampaikan kepada ALLAH سبحانه وتعالى bahwa aku menginginkan anak.."

Maka nabi Musa عليه السلام bermunajat memintakan kepada ALLAH سبحانه وتعالى.*

Lalu ALLAHسبحانه وتعالى menjawab :
"Hai Musa, Aku telah menentukannya sebagai wanita yang 'Aqiim (mandul)."

Maka Nabi Musa عليه السلام menyampaikan hal itu kepada wanita tersebut.

Selang beberapa waktu kemudian,
Nabi Musa عليه السلام mendapati wanita itu menggendong anak kecil.

Nabi Musa عليه السلام bertanya :
"Anak siapakah itu?"

"Ini Anakku..."
Jawab si wanita.

"Bukankah ALLAHسبحانه وتعالى telah menentukanmu sebagai wanita 'aqiim (mandul)..?"

"Benar, tetapi aku TETAP meminta kepadaNya dan terus meminta,
 dengan namaNya YAA ROHIIM (Yang Maha Penyayang)."

Nabi Musa عليه السلام pun bertanya kembali kepada ALLAH  سبحانه وتعالى :

"Bukankah telah Kau tentukan (takdirkan) wanita itu sebagai wanita yang 'aqiim..Yaa ALLAH?

"Benar, tetapi setiap kali ia berdo'a, Ia memanggilKU.

” یا رحیم ” یا رحیم ” یا رحیم “
"YAA ROHIIM" (Dzat yg Maha Penyayang)...
terus menerus dan terus menerus dengan tulus dan ikhlas.
Maka Kuberikan apa yang ia minta, sebab KASIH SAYANG-KU melebihi KETENTUAN-KU.."

Rasulullah ﷺ bersabda :

"Tidak ada yang dapat menolak takdir (ketentuan ALLAHسبحانه وتعالى) kecuali doa
 dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali berbuat kebaikkan."
 (HR. Tirmidzi).

Dari kisah diatas bisa menjadi pelajaran untuk kita semua agar senantiasa berdoa dan
bermunajat kepada Sang Maha Pemberi, Pengasih lagi Maha Penyayang,
memohon kebaikan dan keselamatan bagi kehidupan dunia dan akhirat kita.

Tetaplah berusaha atas smua keinginanmu dan janganlah putus doamu hingga
suatu saat اللّهُ mengabulkan keinginanmu dengan kasih sayang NYA.

Semoga bermanfaat
Silahkan share

Dikutip dari buku 30 kisah teladan – KH Abdurrahman Arroisy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya fethis popok gara gara idea mamah .

 Jadi kecanduan popok karena mamah . Nama saya Siska umur 17 tahun  kelas 11 SMA .berawal sejak kelas 7 SMP  saya sering ngomopl  terus mama...