Senin, 01 Oktober 2018

Sejarah kaul seyeh armiya bin kyai kurdi

Sedikit Tentang Syeh Armia Cikura Bojong Tegal.


  Berbicara tentang Syeh Armia

tidak lepas dari kepiawaian

beliau dalam mengajarkan

agama Islam di Jawa Tengah,

khususnya di sekitar kota Tegal. Syech Armia merupakan ulama

dan golongan waliyulloh yang

selalu mendedikasikan hidupnya

untuk kepentingan li

I’lalikalimatillah (menegakkan

Agama Allah). Beliau wafat pada tanggal, 27 Muharram 1354 H. Syech

Armia kemudian dimakamkan

di lingkungan pondok pesantren

Attauhidiyyah Cikura, Bojong,

Tegal. Semasa hidupnya, Syech

Armia sangat dekat dengan

masyarakat sekitar. Beliau

sosok ulama yang alim dalam

ilmu tauhid sehingga beliau

mengajarkan materi-materi ketaohidan kepada para

santrinya, dengan menggunakan

referensi kitab-kitab tauhid

yang diantararanya adalah

karya Sayyid Abi Abdillah

Muhammad bin Yusuf Sanusi Al Khasani atau lebih dikenal

dengan Iman Sanusi dan Kitab

kitab Tauhid lainnya seperti

Nuruzh zholam, Kifayatul Awam

dan Kitab Ta’lim Mumtadiin

karya KH.Said bin Armia. Pernah diceritakan oleh Alhabib

Abdurrahman Bin Habib

Abdullah bilfaqih Pengasuh Pon-

pes Darul Hadist Al faqihiyyah

Malang dan murid dari KH.Said

bin KH.Armia, sewaktu beliau belum menjadi murid KH.Said

beliau melihat sebuah cahaya

yang memancar keatas

menembus langit dari suatu

tempat, karena penasaran

beliau mencari sumber cahaya tersebut hingga sampailah

beliau di desa Cikura Tegal Jawa

tengah yang ternyata sumber

cahaya tersebut berasal dari

makam syech Armia. Beliaupun tertarik untuk belajar

kepada putranya KH.Said bin KH.

Armia, dan beliaupun

mengusulkan untuk selalu

mengadakan Haul Bapaknya

KH.Armia secara besar-besaran untuk mengenang perjuangan

KH.Armia dalam mensyiarkan

Agama Allah terutama ilmu-ilmu

tauhid. Sementara kisah lain yang

membumi langsung diceritakan

oleh KH.Hasani (Putra KH.Said)

bahwa, Al Alamah Syeck Ali

Basalamah (Mursyid tarekat

tijani, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah)bahwa, beliau melihat

KH.Said Bin KH.Armia sedang

mengajar Kitab Imam Sanusi

dengan didampingi oleh Sayyidul

Wujud Rosulullah SAW, pada sisi

kanannya dan di sebelah kiri KH.Said tampak shohibul kitab

Imam Sanusi R.A. Dari pertama kali ide

pelaksanaan haul yang di

inisiatori Al-habib Abdurrahman

bin Habib Abdullah faqih inilah,

kemudian terus menerus haul

Syechuna Armia bin Kyai Kurdi ini dilaksanakan sampai pada

saat ini.


Jangan lupa Baca sholawat .

اللهم صل على سيدنا محمد

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya fethis popok gara gara idea mamah .

 Jadi kecanduan popok karena mamah . Nama saya Siska umur 17 tahun  kelas 11 SMA .berawal sejak kelas 7 SMP  saya sering ngomopl  terus mama...