Senin, 24 Desember 2018

RANGKUMAN CERAMAH JUMAT KLIWON CIKURA

RANGKUMAN CERAMAH JUMAT KLIWON . 20 -12-2018
1. Syeh ali ismail

 Keutamaan Menjawab adzan

[1] Menjadi saksi kebaikan

Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidaklah suara azan yang keras dari yang mengumandangkan azan didengar oleh jin, manusia, segala sesuatu yang mendegarnya melainkan itu semua akan menjadi saksi pada hari kiamat.

 .

[2] Menjawab adzan karena dorongan keyakinan hati,   dapat membuka  surga

Ketika muadzin mengumandangkan, Allahu akbar.. Allahu akbar

Lalu kalian menjawab: Allahu akbar.. Allahu akbar

Kemudian muadzin mengumandangkan, Asyhadu anlaa ilaaha illallaah..

Lalu kalian menjawab, Asyhadu anlaa ilaaha illallaah..

dst… hingga akhir adzan

siapa yang mengucapkan itu dari dalam hatinya maka akan masuk surga.

[3] Dengan menjawab adzan, Allah akan mengampuni dosa

[4] Menjawab adzan, lalu memohon agar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapatkan maqam mahmud, kita berhak mendapat syafaat.

, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Siapa mendengarkan adzan, lalu dia membaca doa,

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ ، الى اخيره...................

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, siapa yang membaca doa setelah adzan

Halal baginya syafaat pada hari kiamat.

 Kemudian beliau bercerita tentang shobat juliaibib yg jenazahnya di mandikan para bidadari
Sahabat juliaibib.dia sahabat yang miskin tidak mempunyai nasab yang bagus   , tidak pula guanteng . Tapi sahabat  juliaibib orang yg sangat taqwa ,dan sangat mencintai Nabi Muhammad saw .

 Suatu hari Rasulullah saw menemui sahabat juliaibib    Dengan senyum indah nya seraya berkata "  wahai juliaibib  mau kah engkau ingin menikah "

  Sontak saja  Sahabat juliaibib kaget mendengar pertanyaan dari orang yang sangat di cintai nya .  Sahabat juliaibib pun menjawab "  wahai Rasulullah saw . Ada kah kiranya wanita yang ingin menikah dengan saya ?  Saya ini miskin harta , bukan dari keturunan yang mulia ,jelek pula  " 

 Ke esokan hari nya nabi bertanya seperti itu lagi .Sampai tiga kali .

Setelah itu Nabi Muhammad saw  suruh sahabat juliaibib mendatangi rumah sahabat ansor yg mempunyai putri yang cantik  .

 Awal nya keluarga sahabat ansor menolak .  Lantaran sahabat juliaibib miskin ,tidak mempunyai keturunan yang mulia  .
" Tapi ini perintah dari  Rasulullah saw " kata  Sahabat juliaibib .

  Lantas terdengar oleh putrinya sahabat ansor. Seraya berkata . " Saya akan menerima lamaran sahabat juliaibib   dan saya  hanya  akan menikah dengan juliaibib "

  Kemudian keesokan harinya di adakan  lah pernikahan sahabat sahabat pada  menyumbang kan harta nya kepada sahabat juliaibib di gunakan sebagai mahar .

   Pengantin baru yg ingin menikmati malam pertama    .tiba tiba terdengar seruan jihad  .

 Sahabat juliaibib pun langsung bergegas mencabut pendang nya dan menuju medan perang   dengan sigap dan penuh semangat  menghabisi kaum musrikin .


Setelah perang usai  Rasulullah saw bertanya kepada para sahabat   .  "Adakah yang kehilangan seseorang ..?
  Sahabat " saya kehilangan fulan bin fulan !
 Adakah yang kehilangan seseorang ..?
 Sahabat " saya kehilangan fulan bin fulan !
  Terus Rasulullah  Saya kehilangan sahabat  juliaibib ! Di mana dia ?

 Di cari cari  ahirnya ketemu di medan pertempuran   tapi sahabat juliaibib sudah syahid . Dan di sekeliling  terdapat tujuh orang musrikin  yg mati pula .

 Lantas Rasulullah saw langsung memangku jenazah sahabat juliaibib  .
  Dan di suruh lah sahabat menggali tanah untk segera memaqam kan sahabat juliaibib  .

 Tapi jenazah sahabat  juliaibib basah kaya habis di memandikan  .

    Kita tahu orang yg mati syahid dalam pertempuran haram di mandikan  .


 Rasulullah bersabda .Sahabat juliaibib di mandikan oleh bidadari dan  menjadi rebutan  para bidadari  .

Di sabung  ceramah kyAi ahmad saidi
 Beliau syehkhuna menerangkan dalil wujude allah yani hudusul alam  .
Wallahualam bi soaab.
 #Ayo_ngaji....!

 Cerita ini di ambil  dari ceramah jumat kliwon  20 - 12 -2018

Jumat, 21 Desember 2018

Keutamaan Nabi Muhammad saw

Al-Habib Ahmad Bin Jindan:

-- Bukti Rasulullah Adalah Pemimpin Para Nabi --

Anugerah yang agung yang diberikan kepada Nabi Muhammad lebih dari anugerah yang diberikan kepada Nabi Nabi terdahulu.

● Jikalau Nabi Musa diberikan Allah dengan membelah batu dengan tongkatnya maka keluar air yang terpancar yang diminum oleh ribuan umatnya dari kaum bani Isroil. Itu hal yang wajar karena air pada dasarnya keluar dari mata air dalam tanah atau batu. Akan tetapi Nabi Muhammad diberikan anugerah bahwa pasukannya yang ikut berperang dengan beliau yang berjumlah ribuan pasukan minum dari air yang keluar dari sela-sela jari Nabi Muhammad SAW.

● Nabi Isa AS diberikan Allah anugerah dapat menghidupkan orang mati, akan tetapi Nabi Muhammad dapat menghidupkan benda mati, ketika duduk dengan beberapa
sahabat beliau, beliau mengambil beberapa batu ditangannya, saat itu batu tersebut hidup dan berbicara dengan lantangnya mengucapkan tasbih kepada Allah
SWT yang didengar oleh para sahabat semuanya. Nabi Muhammad bukan hanya menghidupkan orang mati melainkan beliau menghidupkan benda mati yang merupakan
anugerah yang lebih agung dibandingkan anugerah yang diberikan Allah kepadas Nabi Isa AS.

● Nabi Musa AS diberikan anugerah oleh Allah dapat membelah lautan, dan tidak pernah diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW membelah lautan. Akan tetapi, apa yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya jauh lebih agung. Nabi Musa dapat membelah lautan sedangkan Nabi Muhammad, umat beliau yang diberikan anugerah oleh Allah SWT. Didalam riwayat ketika Nabi Muhammad SAW mengutus salah seorang sahabat beliau yaitu sayyidina ‘Ala bin al-Hadromy untuk pergi kedaerah Bahrain, disana ada orang – orang kafir yang tidak mau membayar fidyah. Diperangioelh sayyidina ‘Ala dan kebetulan keberadaan mereka diseberang lautan. Maka berangkatlah sayyidina ‘Ala bin al- Hadromy bersama pasukan nya, ketika sampai di pesisir, mereka menyewa kapal untuk menyebrangi
lautan, pada malam hari kapal tersebut dibakar hangus oleh orang- orang kafir. Mereka membakarnya agar menghalangi perjalanan sahabat tersebut. Akan tetapi, para sahabat ketika melihat keadaan kapal mereka, mereka tidaklah kaget ataupun bingung, akan tetapi mereka hanya bertahajjud bermunajat kepada Allah SWT. Inilah prajurit-prajurit yang pantang mundur, tidak memandang kepada materi, tidak memandang kepada persenjataan yang lengkap, mereka memiliki Allah diatas segala-galanya.

Sayyidina ‘Ala ketika melihat para prajuritnya tunduk kepada Allah SWT, esok harinya beliau memerintahkan prajurit untuk berkumpul dan bersiap untuk bertempur. Tak ada satupun yang kebingungan karena kapal hancur, mereka berkumpul dengan onta mereka dan membawa persenjataan mereka dengan lengkap lalu
berbaris dan dihadapan mereka lautan. Lalu sayyidina ‘Ala berdoa kepadaAllah, ” ya Allah Tuhan yang Maha Agung, kami datang demi untuk menegakkan agamaMu,
kami diutus oleh Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan agamaMU kepada mereka, maka ya Allah tundukkanlah kepada kami lautan ini sebagaimana Kau tundukkan
laut kepada NabiMu Musa AS”. Setelah berdoa , beliau memulai perjalanan dan para sahabat tidak ada yang mengingkari karena mereka mengetahui dan memiliki iman yang kuat kepada Allah SWT. Seketika itu, sayyidina ‘Ala menerjang lautan dan seketika itu pula lautan mengeras bagaikan batu yang sangat keras, tidak ada satu kakipun yang basah terkena air. Maka semua para sahabat menerjang lautan tersebut hingga mereka menyebrangi lautan. Ketika sampai diseberang para musuh menyerah tanpa syarat, tanpa terjadi pertempuran karena melihat mukjizat yang dianugerahkan kepada umat NabiMuhammad SAW.

Anugerah yang agung yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya untuk membuktikan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT. Dan jikalau kita membicarakan mukjizat Nabi Muhammad SAW amatlah agung, amatlah banyak, Nabi Sulaiman AS dilimpahkan kekayaan oleh Allah SWT yang amat banyak, sedangkan Nabi Muhammad ditawarkan oleh Allah agar gunung Uhud menjadi emas dan senatiasa mengikuti beliau, akan tetapi ditolak oleh Nabi Muhammad SAW,
siapa yang lebih agung? Yang meneria kekayaan atau yang menolak kekayaan?tentu Rasulullah SAW.

Inilah Nabi Muhammad SAW dan harus kita tetapkan didalam hati kita sebagai I’tiqad , sebagai kepercayaan tentang Nabi Muhammad SAW, dan orang yang menanamkan kepercayaan ini dalam hatinya tentang keagungan Nabi Muhammad SAW maka mau tidak mau akan mengenal cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Mudah-mudahan kita dijadikan sebagai manusia – manusia yang dekat dengan Rasulullah, yang cinta kepada Nabi Muhammad SAW, dikuatlkan iman kita oleh Allah ,

Wallahu'alam

Allahumma Sholli a'la Sayyidina Muhammad wa ala alihi washobihi wasalim.

Minggu, 09 Desember 2018

Adab santri di depan guru

PELAJARI ADAB SEBELUM ILMU

Suatu ketika Habib Umar Bin Abdurahman Al-Atthos RA (Penyusun Ratib Al-Atthos) sedang duduk bersama para santrinya. Ada satu santri yang bernama Syekh Ali Baaros RA sedang duduk di sampingnya sambil memijit kaki sang guru itu.

Habib Umar terdiam sesaat dan berkata kepada santrinya: “Kita kedatangan tamu istimewa, Nabi Khidir AS. Sekarang beliau sudah berada di gerbang depan.”
Mendengar dawuh sang guru, para santri berhamburan menuju gerbang depan menyambut kehadiran Nabi Khidir AS, kecuali Syekh Ali Baaros.

Lalu Habib Umar Bin Abdurrahman bertanya kepada Syekh Ali Baaros: “Ya Ali, kenapa kau tidak menyambut Nabi Khidir bersama teman-temanmu yang lain?”
Syekh Ali Baaros menjawab: “Wahai guru, Nabi Khidir AS datang sengaja menemuimu. Untuk apa aku lepaskan tanganku dari kakimu karena kedudukanmu (yaitu sebagai guru) di mataku (sebagai murid) jauh lebih mulia dibandingkan Nabi Khidir”

Mendengar jawaban dari muridnya seperti itu, lalu berucaplah Habib Umar: “Tidak akan aku terima hadiah fatihah dari siapapun untukku kecuali disertai dengan nama Ali Baaros. Ini bukti keridhoanku kepadanya!”
Dengan keridhoan guru, Syekh Ali Baaros yang berguru puluhan tahun kepada Habib Umar dengan berkhidmat dan mengabdi di kemudian hari bisa menjadi ulama besar yang banyak memberi manfaat kepada umat.

Seorang santri/murid harus paham betul bahwa tindak tanduknya dipandang oleh orang lain sebagai hasil didikan dari orangtuanya (orangtua kandung dan guru). Bahkan terkadang ada yang memandangnya sebagai tamtsil (murid adalah perumpamaan dari Sang Guru).
Makanya banyak guru yang namanya semakin harum karena seorang murid, dan tidak sedikit seorang murid yang merusak nama baik seorang guru dari perilaku dan perbuatannya.

Jika muslim di depan non muslim, mewakili atau memvisualisasikan keislamannya, maka mhrid di depan orang mewakili atau menggambarkan manhaj gurunya (ajaran gurunya).

Ilmu tanpa adab jadi hilang ilmunya tanpa bekas (atsar) dan tidak bermanfaat. Bahkan bukan lagi tidak bermanfaat, namun bisa jadi madharat, yang bisa menimbulkan sombong, maghrur, dan lain sebagainya.
Maghrur itu tertipu, menganggap dirinya paling benar dan mulia.

Imam Malik RA pernah berkata; “Belajarlah adab (etika, tatakrama) sebelum belajar sebuah ilmu.”

Imam Ibnu Almubarok berkata; “Kami belajar adab (etika) selama 30 tahun, dan baru belajar ilmu lainnya selama 20 tahun.”

Imam Sufyan Ats-Tsauri beekata; “Mereka tidak menyuruh/mengirimkan anak-anak mereka untuk menuntut ilmu, hingga mereka mempelajari adab dan beribadah selama 20 tahun.”

Kemuliaan guru seperti orang tua kita. Namun, rahasia dunia ada pada kedua orangtua, sedang rahasia akhirat ada pada tangan guru. “Law Laa Murobbi Ma Aroftu Robbi” (Jika bukan karena pendidik/guruku, maka aku tidak akan mengenal Tuhanku).

DARI berbagi sumber

Selasa, 20 November 2018

BELAJAR DARI SITI KHODIJAH

KHADIJAH

Tak Tahan Air Mata, Banyak Yang Menangis Membaca Kisah Khadijah (Istri Rasulullah) ini

Khadijah Memang Wanita Istimewa

DUA PERTIGA (2/3) wilayah Makkah adalah milik Siti Khadijah, istri pertama Rasulullah SAW. Ia wanita bangsawan yang menyandang kemuliaan dan kelimpahan harta kekayaan. Namun ketika wafat, tak selembar kafan pun dia miliki. Bahkan baju yang dikenakannya di saat menjelang ajal adalah pakaian kumuh dengan 83 tambalan.

“Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba,” bisik Khadijah kepada Fatimah sesaat menjelang ajal. “Yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa digunakan menerima wahyu untuk dijadikan kain kafanku. Aku malu dan takut memintanya sendiri”.

Mendengar itu Rasulullah berkata, “Wahai Khadijah, Allah menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga”.

Siti Khadijah, Ummul Mu’minin (ibu kaum mukmin), pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah. Didekapnya sang istri itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Rasulullah dan semua orang yang ada di situ.

Dalam suasana seperti itu, Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan.

Rasulullah menjawab salam Jibril, kemudian bertanya, “Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?”

“Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan,” jawab Jibril yang tiba-tiba berhenti berkata, kemudian menangis.

Rasulullah bertanya, “Kenapa, ya Jibril?”
“Cucumu yang satu, Husain, tidak memiliki kafan. Dia akan dibantai, tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan,” jawab Jibril.

Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah, “Wahai Khadijah istriku sayang, demi Allah, aku tak kan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. Allah Mahamengetahui semua amalanmu. Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam. Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu. Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban!?”

Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.

Khadijah

Dikisahkan, suatu hari, ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu, kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Khadijah, tetaplah kamu di tempatmu”.

Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi. Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makanan pun tak punya, sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah. Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.

Kemudian Rasulullah mengambil Fatimah dari gendongan istrinya, dan diletakkan di tempat tidur. Rasulullah yang lelah sepulang berdakwah dan menghadapi segala caci-maki serta fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah hingga tertidur.

Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang. Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah hingga membuat beliau terjaga.

“Wahai Khadijah, mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku?” tanya Rasulullah dengan lembut.
Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang. Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis. Adakah engkau menyesal, wahai Khadijah, bersuamikan aku, Muhammad?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

“Wahai suamiku, wahai Nabi Allah. Bukan itu yang kutangiskan," jawab Khadijah.
"Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan. Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya”.

"Wahai Rasulullah, sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini. Wahai Rasulullah, sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu belum selesai, sekiranya engkau hendak menyeberangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyeberangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit atau pun jembatan, maka galilah lubang kuburku, ambillah tulang-belulangku, jadikanlah sebagai jembatan bagimu untuk menyeberangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu”.

"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah. Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah”.

Di samping jasad Siti Khadijah, Rasulullah kemudian berdoa kepada Allah. “Ya Allah, ya Ilahi Rabbiy, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam.
Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Menenteramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah”.

Rasulullah pun tampak sedih. “Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku. Siapa lagi yang akan membantuku?”
“Aku, ya Rasulullah!” sahut Ali bin Abi Thalib.
jawab ,menantu Rasullulah...

CO. Ummu Khoir

 اللهم صل على سيدنا محمد

Senin, 19 November 2018

RANGKUMAN CERAMAH MAULID NABI MUHAMMAD ,JUMAT KELIWON ,CIKURA

RANGKUMAN ISI CERAMAH JUMAT KLIWON .

KH.Ahmad syaidi .

  Waktu Kanjeng Nabi Muhammad saw menjelang wafat  ,beliau bisa merasakan betapa sakit nya saat di   cabut  ruh nya ,beliau tidak tega  bila umatnya  merasakan sakit saat di cabut nyawanya . beliau ahirnya berdoa kepada allah meminta agar semua rasa sakit umat nya waktu di cabut nyawanya  di jadikan satu dan di timpakan semua ke pada saya (Nabi Muhammad saw) .

اللهم صل على سيدنا محمد .
 Nabi Muhammad saw di beri jatah masuk surga duluan ,tapi beliau enggan masuk surga ,sebelum semua umat nya yg beriman  masuk surga.
اللهم صل على سيدنا محمد.
  Beliau terus menerangkan  kemuliaan memperingati  maulid Nabi Muhammad saw.

1. Barang siapa yang menginfakan satu dirham buat memperingati maulid Nabi Muhammad saw maka bakal jadi temen deket nya kelak di surga .(Sahabat abu bakar as sidik )

2. Barang siapa yang menggungkan maulid Nabi Muhammad saw maka orang tersebut sedang menghidupi Syiar agama islam. ( sahabat Umar bin khotob )
3. Barang siapa yang infak satu Dirham buat maulid Nabi Muhammad saw  maka seakan akan ikut perang badar bersama saya  .(sohabat utsaman bin affan )

4. Barang siapa yang menggungkan Maulid Nabi Muhammad saw maka tidak akan mati, kecuali mati dalam keadaan membawa iman .

5.“Barang siapa yang mengumpulkan saudara-saudara untuk memperingati Maulid nabi, kemudian menyediakan makanan, tempat, dan berbuat kebaikan untuk mereka serta ia menjadi sebab untuk atas dibacakannya maulid nabi, maka Allah akan membangkitkan dia bersama-sama orang yang jujur, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholeh. Dan dia akan dimasukkan dalam syurga na’im.” ( imam syafii)

Ini membicarakan soal kemuliaan Maulid Nabi Muhammad saw  . Bukan berati
"Ah..Gak sholat juga gak papa asal ikut maulidan"  Lah wong kita mengucap gak sholat gak papa aja Murtad , pengin  mengharap kan saffat Nabi Muhammad saw" . Tutur kyai Ahmad Syaidi  .

2.  KH.Casani .

Beliau bercerita betapa mulainya Ahlak Nabi Muhammad saw .

Di kisahkan siti Aisyah di tanya oleh para sahabat  ."wahai  Aisyah  seperti apakah ahlak Nabi Muhammad saw "
 . Siti Aisyah malah balik bertanya  :"  apakah kamu sering membaca al Quran  ..? " 
"Iya saya sering membaca Al Quran ."
Seperti itulah ahlak Nabi Muhammad .

Ahlak Nabi Muhammad saw itu Alquran .

اللهم صل على سيدنا محمد.
  Siapa saja yg duduk bersama nabi akan merasakan ketenangan  ,Ke Damain Hatinya .صلوا على نبي محمد .

Ada seorang pemuda yahudi  ,dia ini pembantunya Nabi Muhammad  ,dia di bayar oleh Nabi Muhammad saw  .sewaktu itu sakit dan mengharapkan agar di jenguk oleh  Baginda Nabi Muhammad saw  . Ahirnya Nabi Muhammad saw menjenguk nya .   Di ajak masuk islam oleh Nabi "Masuk islam lah ... masuk islam lah...
Sebelum   menghembuskan nafas terakhirnya pemuda yahudi pun mengucapkan dua  kalimat syahadat . Nabi Muhammad " Alhamdulillah".
 Beliau menginginkan kan agar semua umat nya selamat dunia akhirat .

اللهم صل على سيدنا محمد.
  Di kisahkan ada seorang Raja  bernama Dahsyat Al qalbi  ,yang agung ,keluarganya banyak ,pengikut nya juga banyak  .
Nabi mengharapkan Dahya Al qalbi masuk islam  .Nabi pun berdoa agar Dahya Al kalbi di beri cahaya Islam . Doanya pun di ijabah oleh Allah  .
 Turun wahyu . "YA Muhammad   sudah saya taruh di hati Dahya Al qalbi iman dan dia akan menuju kesini "

  Nabi Muhammad saw sangat bergembira  dan segera menyambut  Dahya Al qalbi  dengan meletakan sorbanya buat jalanya Dahya Al qalbi .

Dahya Al qalbi bertanya .:" apa syarat masuk islam ..?"
 syarat masuk islam yani mengucapkan  dua kalimat syahadat .

Dahya Al qalbi pun mengucapkan dua Kalimat syahadat setelah itu Dahya Al qalbi menangis sejadi jadinya .

"Ya Nabi apakah dosa saya di ampuni   " ucap Dahya Al qalbi sambil mengis .

"Dosa saya banyak ,banyak sekali"

"Dosa kamu apa wahai Dahya Al qalbi..?
Tanya Nabi Muhammad saw.

 "Saya mempunyai anak perempuan cantik cantik sekitar  70  ,mau saya nikah kan .tidak ada menantu yang selevel dengan saya .Saya malu kalau putrinya nikah dengan orang rendahan .atau di bawah kelas saya .
Ahirnya saya bunuh satu persatu   putri saya sejumlah 70 orang . "
 Apakah dosa saya di ampuni wahai rasulullah .?

 Kemidian Rasulullah saw diam sejenak .
Kemudian wahyu turun lagi  . DOSA Dahya Al qalbi di ampuni  semua ,dosa 60 tahun kufur di ampuni semua   ,dosa membunuh anak anak  nya di ampuni semua. dengan masuk islam dan membaca dua Kalimat syahadat satu kali  .dengan itoqod jazem  ,yakin dan benar .

 اللهم صل على سيدنا محمد .

 Sahabat bertanya  Ya Rosullah   " jikalau anda telah wafat,  kami di atas bumi lebih baik hidup atau mati .?

 Dijawab dengan .
1. Apa bila pemimpin nya berakhlak mulia 2. Orang orang kaya Dermawan .
3 urusan masarakat di serahkan ke masarakat dengan cara musyawarah .
Apa bila tiga itu terpenuhi maka lebih baik hidup di atas bumi .

Tapi sebaliknya jika 
 1. Pemimpinnya berakhlak bejad ,
2. Wong sugihe medit .
3 .urusan masarakat di tentukan sendiri secara otoriter .
Maka lebih baik mati .
  اللهم صل على سيدنا محمد
 Wallahualam bi soaab .................

Sebenernya masih banyak sekali ceramah yang belum di RANGKUM. Kaya ceramah nya Habib ahmad al athos  Ceramah nya Habib dari yaman  .

 RANGKUMAN ceramah jumat kliwon 

 Desa Cikura ,kec ,Bojong ,kab tegal     16-11-2018

Jumat, 16 November 2018

PESAN HABIB LUTHFI BIN YAHYA AGAR TERHINDAR DARI FITNAH AKHIR ZAMAN .

~LIMA PESAN MAULANA HABIB LUTHFI AGAR TERHINDAR DARI FITNAH ZAMAN~

1. Jangan Tinggalkan Teladan Ulama Salafus Salihin

Dahsyatnya cobaan akhir zaman seharusnya menjadi pecutan bagi kita untuk kembali meneladani akhlak nabi, sahabat, dan ulama s alafus salihin. “Sekalipun Anda jatuh miskin, pegang teguhlah teladan salafus salihin bila ingin selamat dan mendapat rida-Nya,” nasihat Habib Luthfi pada para jamaah.

2. Mengedepankan Iman daripada Akal

Allah memang memerintah hamba-Nya untuk selalu menjadi orang yang kritis dan berpikir dalam merespon fenomena masyarakat yang terjadi di sekitar kita. Namun, sekritis apa pun akal kita dalam berpikir, tetaplah akal memiliki keterbatasan.

Hanya iman yang dapat menguatkan akal atas permasalahan-permasalahan yang tidak dapat kita jangkau. Oleh karena itu, Habib Luthfi menegaskan bahwa kita harus berhati-hati menanggapi orang-orang yang mengedepankan akal daripada iman, karena hal tersebut membuat kita rugi dunia akhirat. Selain itu, menurut beliau, akal kita ini tidak dapat menerima semua kebesaran Allah Swt.

3. Ziarah Ulama Saleh

Habib Luthfi menyampaikan nasehat ketiga agar selamat dari fitnah akhir zaman. Nasehat tersebut adalah memperbanyak mengunjungi ulama-ulama saleh, baik yang masih hidup ataupun yang sudah wafat.

Menurut beliau, mengunjungi ulama itu banyak sekali manfaatnya, di antaranya adalah jauh dari musibah, penyakit, dan diberi kelancaran rezeki. Namun, beliau menegaskan mengunjungi ulama jangan karena ada maksud tertentu saja. Ketika maksud tersebut sudah terpenuhi, kita tidak pernah berkunjung lagi ke ulama.

4. Jangan Merasa Benar Sendiri

Yang Maha Tahu dan Maha Benar hanyalah Allah. Namun, penyakit orang zaman akhir ini merasa benar sendiri baik secara individu mau pun organisasi. Tidak jarang, kita temukan saat ini kelompok yang merasa benar sendiri, sehingga kelompok menyalahkan lain.

Kita semua ini sama di mata Tuhan, hanya takwa yang membedakannya. Kita tidak boleh membeda-bedakan satu dengan yang lain atas nama agama, partai, suku, mazhab, dan lain sebagainya. Itu nasihat Habib Luthfi yang keempat.

5. Jangan Tinggal Membaca Alquran dan Salawat

Saya sudah mengulas terkait tradisi ulama salaf dalam mengkhatamkan Alquran di tautan ini. Ada ulama yang mengkhatamkan Alquran satu hari sekali, dua hari, satu minggu, dan yang paling lama dua bulan sekali. Selain itu, kita juga harus memperkuat bacaan Alquran itu dengan bacaan salawat.

Membaca salawat sangat mudah, cukup membaca Shallallah ‘ala Muhammad juga sudah termasuk dalam membacanya. Mudah, bukan? Selain itu, tentu kita harus mengamalkan isi Alquran.

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻟَﺎ ﺗَﺠْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻓِﺘْﻨَﺔً ﻟِّﻠَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﻭَﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧﺖَ ﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰُ ﺍﻟْﺤَﻜِﻴﻢُ

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran ) fitnah bagi orang - orang kafir (tertutup hatinya dari kebenaran ajaran - Mu) . Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” . (QS. Al -Mumtahanah : 5).

Wallahu'alam

Allahumma Sholli a'la Sayyidina Muhammad wa ala alihi washobihi wasalim

KYAI DAN PELACUR

Kisah Nyata kupu-kupu Malam Dan Kiai
Cerita KH. Ali Yahya Lasem (alm).

Pada suatu hari, ketika beliau mau berceramah (Ngisi pengajian) di Jepara, tiba2 dalam perjalanan (lampu merah) mobil beliau dihadang seorang cewek cantik.
Maklumlah waktu itu beliau yang duduk disamping sopir melepaskan kopyah dan serbannya.
Dan karena smbah KH Ali Yahya Lasem (alm) itu adalah seorang bule (mirip orang Australi) maka, mungkin cewek jalanan tersebut mengira bahwa beliau adalah seorang turis manca negara yg banyak duwit, he he..
Cewek : "Malam om.."(wiis.. yai dipggil om)
Kyai : "Malam.."
Cewek : "Ikutan dong om.. boleh ya.."
Kyai : "Oo boleh boleh.. silahkan masuk.." (Cewek bergegas masuk mobil..)
Cewek : "Om mau kmana..? butuh aku gak..? aku temenin ampei pagi ya om..? (cwk merayu yai.. wk kk kk)
Kyai : "Oo ini lho mau ngaji di Jepara.. Ndak apa2 silahkan ikut saja" (smbil pake lagi kopyah & sorban)
Cewek : "Oo, jd bpk ini Kyai ya?" (tdi pnggil om, skrg panggil yai, he) "maaf yai sya bener2 tdk tau, skali lg maaf.. (dgn ekspresi tegang & ketakutan)
Kyai : "Oo, ndak apa2.. santai saja mbk. Skali-kali ikut pngajian bagus itu.."
Cewek : "Ndk usah Yai, sya turun disini saja"
Kyai : "Nggk bisa, pkoknya hrs ikut. Tadi kan smpyan bilang mau ikut, jadi ya harus ikut.."
Cewek : "Tapi kan saya gk pake jilbab yai.."
Kyai : "Gmpang.. nnti tak pinjam jamaah (Untung si cwek pake rok sopan)
Cewek : "Tapi saya malu yai.."
Kyai : "Loh, smpyn jadi pelacur ndk malu kok, pngajian malah malu pye to..?
Cewek : "Gimana ni yai.." (semakin salting) "Sya takut yai.." (tadi malu skrg takut Wk kk kk..)
Kyai : "Sudahlah... santai saja.."
Setelah sampai di tempat pengajian, yai langsung pinjam jilbab sama ibu² jamaah ..
Kyai : "Maaf bu.. bisa pinjam jilbab..? ini lho bu Nyai lupa bawa jilbab" (hahaha, masak bu nyai lupa jilbab)
Ibu² : (Smbil dikit agak bingung ibu² jwb "Oo bisa Yai.. bentar sya ambilkan.."
Setelah pake jilbab, bu nyai cewek langsung turun dari mobil, he he.. Dan begitu turun dari mobil masya Allahhh.... bu nyai cewek langsung di serbu sama ibu² untuk bergantian cium tangan bu nyai cewek.. Ngalap barokah kaliee... h h he..
Mendapat penghormatan seperti itu seketika wajah bunyai cewek langsung pucat, lisannya kelu diam sejuta bahasa dan tubuhnya pun serasa kayu
Ia begitu merasa terhormat dipersilahkan masuk lalu dijamu dan dilayani dgn sebaik baiknya selayaknya Bu Nyai sungguhan..
Setelah pengajian selesai, jamuan daharan dihidangkan (tempat hanya terpisah kiri dan kanan dgn tempat kyai, jadi masih tetep terlihat).
Dan sebelum acara makan² dimulai (di tempat jamuan bunyai cwk) para ibu² jama'ah memohon barokah do'a dari bunyai cwek.. Allahu Akbar..!!
Bagaikan disambar petir saat ia dimintai barokah doa.. Untung masih hafal ROBBANA ATINA.. h h he..
Seperti saat baru datang, bu nyai cewek kembali di kerumuni ibu² untuk bergantian cium tangan ketikan berpamitan hendak pulang, sambil diantar bareng² ke mobil.. (welehhh.. cik mulyonee dadi bunyai dadakan h he he.. Tahu bulat keleess digoreng dadakaann.. )
Di dalam mobil (pulang) bunyai menangis sejadi jadinya, kayak orang yg baru terkena musibah besaarr.. Setelah agak reda nangisnya, Kyai mulai memberi nasehat.
"Apakah sampyan tidak melihat dan berfikir, tentang bagaimana cara orang2 tadi memperlakukanmu, menghormatimu, mengerumunimu, mengantarkanmu dan mereka juga rela antri hanya untuk dapat menciumi tanganmu satu demi satu, bahkan meminta barokah doa darimu.
Padahal sebenarnya kamu itu siapa..???
Orang yg tidak lebih mahal dari harga sayuran kangkung, bayam, terong dan lain sebagainya.." (bunyai kembali mengangis tetapi yai tetep melanjutkan nasehat)
"Ketika anda menjual sayuran kangkung, bayam dan terong, anda masih memiliki harga diri tetapi ketika anda menjual diri anda sudah tidak lagi memiliki harga dihadapan Allah.
Hari ini anda mendapatkan nasehat yg mungkin adalah nasehat terbesar dalam hidup anda maka segeralah bertaubat dan memohon ampun sama Allah.
Jangan sampai nyawa merenggut sebelum anda bertaubat.."
Setelah mendengar nasehat yai, bunyai cewek akhirnya berbicara walaupun masih sambil terisak.
"Terimakasih yai atas nasehatnya.. Dan berkah dari kejadian ini, mulai saat ini saya bertaubat dan akan berhenti dari pekerjaan laknat ini.. sekali lg trimksh yai.."
Alhamdulillahhh.. Berkah tindakan bijaksana seorang kyai, bisa menyentuh hati seorang pelacur hingga bertaubat..
Seperti itulah derajat manusia (walau seorang pelacur sekalipun) hanya Allah yang Maha Tahu..
Semoga saja dapat istiqomah dalam taubatnya..
Aamin..

Foto hanya ilustrasi saja .

Punya fethis popok gara gara idea mamah .

 Jadi kecanduan popok karena mamah . Nama saya Siska umur 17 tahun  kelas 11 SMA .berawal sejak kelas 7 SMP  saya sering ngomopl  terus mama...