Senin, 24 Desember 2018

RANGKUMAN CERAMAH JUMAT KLIWON CIKURA

RANGKUMAN CERAMAH JUMAT KLIWON . 20 -12-2018
1. Syeh ali ismail

 Keutamaan Menjawab adzan

[1] Menjadi saksi kebaikan

Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidaklah suara azan yang keras dari yang mengumandangkan azan didengar oleh jin, manusia, segala sesuatu yang mendegarnya melainkan itu semua akan menjadi saksi pada hari kiamat.

 .

[2] Menjawab adzan karena dorongan keyakinan hati,   dapat membuka  surga

Ketika muadzin mengumandangkan, Allahu akbar.. Allahu akbar

Lalu kalian menjawab: Allahu akbar.. Allahu akbar

Kemudian muadzin mengumandangkan, Asyhadu anlaa ilaaha illallaah..

Lalu kalian menjawab, Asyhadu anlaa ilaaha illallaah..

dst… hingga akhir adzan

siapa yang mengucapkan itu dari dalam hatinya maka akan masuk surga.

[3] Dengan menjawab adzan, Allah akan mengampuni dosa

[4] Menjawab adzan, lalu memohon agar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapatkan maqam mahmud, kita berhak mendapat syafaat.

, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Siapa mendengarkan adzan, lalu dia membaca doa,

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ ، الى اخيره...................

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, siapa yang membaca doa setelah adzan

Halal baginya syafaat pada hari kiamat.

 Kemudian beliau bercerita tentang shobat juliaibib yg jenazahnya di mandikan para bidadari
Sahabat juliaibib.dia sahabat yang miskin tidak mempunyai nasab yang bagus   , tidak pula guanteng . Tapi sahabat  juliaibib orang yg sangat taqwa ,dan sangat mencintai Nabi Muhammad saw .

 Suatu hari Rasulullah saw menemui sahabat juliaibib    Dengan senyum indah nya seraya berkata "  wahai juliaibib  mau kah engkau ingin menikah "

  Sontak saja  Sahabat juliaibib kaget mendengar pertanyaan dari orang yang sangat di cintai nya .  Sahabat juliaibib pun menjawab "  wahai Rasulullah saw . Ada kah kiranya wanita yang ingin menikah dengan saya ?  Saya ini miskin harta , bukan dari keturunan yang mulia ,jelek pula  " 

 Ke esokan hari nya nabi bertanya seperti itu lagi .Sampai tiga kali .

Setelah itu Nabi Muhammad saw  suruh sahabat juliaibib mendatangi rumah sahabat ansor yg mempunyai putri yang cantik  .

 Awal nya keluarga sahabat ansor menolak .  Lantaran sahabat juliaibib miskin ,tidak mempunyai keturunan yang mulia  .
" Tapi ini perintah dari  Rasulullah saw " kata  Sahabat juliaibib .

  Lantas terdengar oleh putrinya sahabat ansor. Seraya berkata . " Saya akan menerima lamaran sahabat juliaibib   dan saya  hanya  akan menikah dengan juliaibib "

  Kemudian keesokan harinya di adakan  lah pernikahan sahabat sahabat pada  menyumbang kan harta nya kepada sahabat juliaibib di gunakan sebagai mahar .

   Pengantin baru yg ingin menikmati malam pertama    .tiba tiba terdengar seruan jihad  .

 Sahabat juliaibib pun langsung bergegas mencabut pendang nya dan menuju medan perang   dengan sigap dan penuh semangat  menghabisi kaum musrikin .


Setelah perang usai  Rasulullah saw bertanya kepada para sahabat   .  "Adakah yang kehilangan seseorang ..?
  Sahabat " saya kehilangan fulan bin fulan !
 Adakah yang kehilangan seseorang ..?
 Sahabat " saya kehilangan fulan bin fulan !
  Terus Rasulullah  Saya kehilangan sahabat  juliaibib ! Di mana dia ?

 Di cari cari  ahirnya ketemu di medan pertempuran   tapi sahabat juliaibib sudah syahid . Dan di sekeliling  terdapat tujuh orang musrikin  yg mati pula .

 Lantas Rasulullah saw langsung memangku jenazah sahabat juliaibib  .
  Dan di suruh lah sahabat menggali tanah untk segera memaqam kan sahabat juliaibib  .

 Tapi jenazah sahabat  juliaibib basah kaya habis di memandikan  .

    Kita tahu orang yg mati syahid dalam pertempuran haram di mandikan  .


 Rasulullah bersabda .Sahabat juliaibib di mandikan oleh bidadari dan  menjadi rebutan  para bidadari  .

Di sabung  ceramah kyAi ahmad saidi
 Beliau syehkhuna menerangkan dalil wujude allah yani hudusul alam  .
Wallahualam bi soaab.
 #Ayo_ngaji....!

 Cerita ini di ambil  dari ceramah jumat kliwon  20 - 12 -2018

Jumat, 21 Desember 2018

Keutamaan Nabi Muhammad saw

Al-Habib Ahmad Bin Jindan:

-- Bukti Rasulullah Adalah Pemimpin Para Nabi --

Anugerah yang agung yang diberikan kepada Nabi Muhammad lebih dari anugerah yang diberikan kepada Nabi Nabi terdahulu.

● Jikalau Nabi Musa diberikan Allah dengan membelah batu dengan tongkatnya maka keluar air yang terpancar yang diminum oleh ribuan umatnya dari kaum bani Isroil. Itu hal yang wajar karena air pada dasarnya keluar dari mata air dalam tanah atau batu. Akan tetapi Nabi Muhammad diberikan anugerah bahwa pasukannya yang ikut berperang dengan beliau yang berjumlah ribuan pasukan minum dari air yang keluar dari sela-sela jari Nabi Muhammad SAW.

● Nabi Isa AS diberikan Allah anugerah dapat menghidupkan orang mati, akan tetapi Nabi Muhammad dapat menghidupkan benda mati, ketika duduk dengan beberapa
sahabat beliau, beliau mengambil beberapa batu ditangannya, saat itu batu tersebut hidup dan berbicara dengan lantangnya mengucapkan tasbih kepada Allah
SWT yang didengar oleh para sahabat semuanya. Nabi Muhammad bukan hanya menghidupkan orang mati melainkan beliau menghidupkan benda mati yang merupakan
anugerah yang lebih agung dibandingkan anugerah yang diberikan Allah kepadas Nabi Isa AS.

● Nabi Musa AS diberikan anugerah oleh Allah dapat membelah lautan, dan tidak pernah diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW membelah lautan. Akan tetapi, apa yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya jauh lebih agung. Nabi Musa dapat membelah lautan sedangkan Nabi Muhammad, umat beliau yang diberikan anugerah oleh Allah SWT. Didalam riwayat ketika Nabi Muhammad SAW mengutus salah seorang sahabat beliau yaitu sayyidina ‘Ala bin al-Hadromy untuk pergi kedaerah Bahrain, disana ada orang – orang kafir yang tidak mau membayar fidyah. Diperangioelh sayyidina ‘Ala dan kebetulan keberadaan mereka diseberang lautan. Maka berangkatlah sayyidina ‘Ala bin al- Hadromy bersama pasukan nya, ketika sampai di pesisir, mereka menyewa kapal untuk menyebrangi
lautan, pada malam hari kapal tersebut dibakar hangus oleh orang- orang kafir. Mereka membakarnya agar menghalangi perjalanan sahabat tersebut. Akan tetapi, para sahabat ketika melihat keadaan kapal mereka, mereka tidaklah kaget ataupun bingung, akan tetapi mereka hanya bertahajjud bermunajat kepada Allah SWT. Inilah prajurit-prajurit yang pantang mundur, tidak memandang kepada materi, tidak memandang kepada persenjataan yang lengkap, mereka memiliki Allah diatas segala-galanya.

Sayyidina ‘Ala ketika melihat para prajuritnya tunduk kepada Allah SWT, esok harinya beliau memerintahkan prajurit untuk berkumpul dan bersiap untuk bertempur. Tak ada satupun yang kebingungan karena kapal hancur, mereka berkumpul dengan onta mereka dan membawa persenjataan mereka dengan lengkap lalu
berbaris dan dihadapan mereka lautan. Lalu sayyidina ‘Ala berdoa kepadaAllah, ” ya Allah Tuhan yang Maha Agung, kami datang demi untuk menegakkan agamaMu,
kami diutus oleh Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan agamaMU kepada mereka, maka ya Allah tundukkanlah kepada kami lautan ini sebagaimana Kau tundukkan
laut kepada NabiMu Musa AS”. Setelah berdoa , beliau memulai perjalanan dan para sahabat tidak ada yang mengingkari karena mereka mengetahui dan memiliki iman yang kuat kepada Allah SWT. Seketika itu, sayyidina ‘Ala menerjang lautan dan seketika itu pula lautan mengeras bagaikan batu yang sangat keras, tidak ada satu kakipun yang basah terkena air. Maka semua para sahabat menerjang lautan tersebut hingga mereka menyebrangi lautan. Ketika sampai diseberang para musuh menyerah tanpa syarat, tanpa terjadi pertempuran karena melihat mukjizat yang dianugerahkan kepada umat NabiMuhammad SAW.

Anugerah yang agung yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya untuk membuktikan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT. Dan jikalau kita membicarakan mukjizat Nabi Muhammad SAW amatlah agung, amatlah banyak, Nabi Sulaiman AS dilimpahkan kekayaan oleh Allah SWT yang amat banyak, sedangkan Nabi Muhammad ditawarkan oleh Allah agar gunung Uhud menjadi emas dan senatiasa mengikuti beliau, akan tetapi ditolak oleh Nabi Muhammad SAW,
siapa yang lebih agung? Yang meneria kekayaan atau yang menolak kekayaan?tentu Rasulullah SAW.

Inilah Nabi Muhammad SAW dan harus kita tetapkan didalam hati kita sebagai I’tiqad , sebagai kepercayaan tentang Nabi Muhammad SAW, dan orang yang menanamkan kepercayaan ini dalam hatinya tentang keagungan Nabi Muhammad SAW maka mau tidak mau akan mengenal cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Mudah-mudahan kita dijadikan sebagai manusia – manusia yang dekat dengan Rasulullah, yang cinta kepada Nabi Muhammad SAW, dikuatlkan iman kita oleh Allah ,

Wallahu'alam

Allahumma Sholli a'la Sayyidina Muhammad wa ala alihi washobihi wasalim.

Minggu, 09 Desember 2018

Adab santri di depan guru

PELAJARI ADAB SEBELUM ILMU

Suatu ketika Habib Umar Bin Abdurahman Al-Atthos RA (Penyusun Ratib Al-Atthos) sedang duduk bersama para santrinya. Ada satu santri yang bernama Syekh Ali Baaros RA sedang duduk di sampingnya sambil memijit kaki sang guru itu.

Habib Umar terdiam sesaat dan berkata kepada santrinya: “Kita kedatangan tamu istimewa, Nabi Khidir AS. Sekarang beliau sudah berada di gerbang depan.”
Mendengar dawuh sang guru, para santri berhamburan menuju gerbang depan menyambut kehadiran Nabi Khidir AS, kecuali Syekh Ali Baaros.

Lalu Habib Umar Bin Abdurrahman bertanya kepada Syekh Ali Baaros: “Ya Ali, kenapa kau tidak menyambut Nabi Khidir bersama teman-temanmu yang lain?”
Syekh Ali Baaros menjawab: “Wahai guru, Nabi Khidir AS datang sengaja menemuimu. Untuk apa aku lepaskan tanganku dari kakimu karena kedudukanmu (yaitu sebagai guru) di mataku (sebagai murid) jauh lebih mulia dibandingkan Nabi Khidir”

Mendengar jawaban dari muridnya seperti itu, lalu berucaplah Habib Umar: “Tidak akan aku terima hadiah fatihah dari siapapun untukku kecuali disertai dengan nama Ali Baaros. Ini bukti keridhoanku kepadanya!”
Dengan keridhoan guru, Syekh Ali Baaros yang berguru puluhan tahun kepada Habib Umar dengan berkhidmat dan mengabdi di kemudian hari bisa menjadi ulama besar yang banyak memberi manfaat kepada umat.

Seorang santri/murid harus paham betul bahwa tindak tanduknya dipandang oleh orang lain sebagai hasil didikan dari orangtuanya (orangtua kandung dan guru). Bahkan terkadang ada yang memandangnya sebagai tamtsil (murid adalah perumpamaan dari Sang Guru).
Makanya banyak guru yang namanya semakin harum karena seorang murid, dan tidak sedikit seorang murid yang merusak nama baik seorang guru dari perilaku dan perbuatannya.

Jika muslim di depan non muslim, mewakili atau memvisualisasikan keislamannya, maka mhrid di depan orang mewakili atau menggambarkan manhaj gurunya (ajaran gurunya).

Ilmu tanpa adab jadi hilang ilmunya tanpa bekas (atsar) dan tidak bermanfaat. Bahkan bukan lagi tidak bermanfaat, namun bisa jadi madharat, yang bisa menimbulkan sombong, maghrur, dan lain sebagainya.
Maghrur itu tertipu, menganggap dirinya paling benar dan mulia.

Imam Malik RA pernah berkata; “Belajarlah adab (etika, tatakrama) sebelum belajar sebuah ilmu.”

Imam Ibnu Almubarok berkata; “Kami belajar adab (etika) selama 30 tahun, dan baru belajar ilmu lainnya selama 20 tahun.”

Imam Sufyan Ats-Tsauri beekata; “Mereka tidak menyuruh/mengirimkan anak-anak mereka untuk menuntut ilmu, hingga mereka mempelajari adab dan beribadah selama 20 tahun.”

Kemuliaan guru seperti orang tua kita. Namun, rahasia dunia ada pada kedua orangtua, sedang rahasia akhirat ada pada tangan guru. “Law Laa Murobbi Ma Aroftu Robbi” (Jika bukan karena pendidik/guruku, maka aku tidak akan mengenal Tuhanku).

DARI berbagi sumber

Punya fethis popok gara gara idea mamah .

 Jadi kecanduan popok karena mamah . Nama saya Siska umur 17 tahun  kelas 11 SMA .berawal sejak kelas 7 SMP  saya sering ngomopl  terus mama...