KHADIJAH
Tak Tahan Air Mata, Banyak Yang Menangis Membaca Kisah Khadijah (Istri Rasulullah) ini
Khadijah Memang Wanita Istimewa
DUA PERTIGA (2/3) wilayah Makkah adalah milik Siti Khadijah, istri pertama Rasulullah SAW. Ia wanita bangsawan yang menyandang kemuliaan dan kelimpahan harta kekayaan. Namun ketika wafat, tak selembar kafan pun dia miliki. Bahkan baju yang dikenakannya di saat menjelang ajal adalah pakaian kumuh dengan 83 tambalan.
“Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba,” bisik Khadijah kepada Fatimah sesaat menjelang ajal. “Yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa digunakan menerima wahyu untuk dijadikan kain kafanku. Aku malu dan takut memintanya sendiri”.
Mendengar itu Rasulullah berkata, “Wahai Khadijah, Allah menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga”.
Siti Khadijah, Ummul Mu’minin (ibu kaum mukmin), pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah. Didekapnya sang istri itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Rasulullah dan semua orang yang ada di situ.
Dalam suasana seperti itu, Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan.
Rasulullah menjawab salam Jibril, kemudian bertanya, “Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?”
“Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan,” jawab Jibril yang tiba-tiba berhenti berkata, kemudian menangis.
Rasulullah bertanya, “Kenapa, ya Jibril?”
“Cucumu yang satu, Husain, tidak memiliki kafan. Dia akan dibantai, tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan,” jawab Jibril.
Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah, “Wahai Khadijah istriku sayang, demi Allah, aku tak kan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. Allah Mahamengetahui semua amalanmu. Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam. Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu. Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban!?”
Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.
Khadijah
Dikisahkan, suatu hari, ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu, kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Khadijah, tetaplah kamu di tempatmu”.
Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi. Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makanan pun tak punya, sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah. Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.
Kemudian Rasulullah mengambil Fatimah dari gendongan istrinya, dan diletakkan di tempat tidur. Rasulullah yang lelah sepulang berdakwah dan menghadapi segala caci-maki serta fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah hingga tertidur.
Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang. Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah hingga membuat beliau terjaga.
“Wahai Khadijah, mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku?” tanya Rasulullah dengan lembut.
Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang. Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis. Adakah engkau menyesal, wahai Khadijah, bersuamikan aku, Muhammad?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.
“Wahai suamiku, wahai Nabi Allah. Bukan itu yang kutangiskan," jawab Khadijah.
"Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan. Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya”.
"Wahai Rasulullah, sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini. Wahai Rasulullah, sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu belum selesai, sekiranya engkau hendak menyeberangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyeberangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit atau pun jembatan, maka galilah lubang kuburku, ambillah tulang-belulangku, jadikanlah sebagai jembatan bagimu untuk menyeberangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu”.
"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah. Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah”.
Di samping jasad Siti Khadijah, Rasulullah kemudian berdoa kepada Allah. “Ya Allah, ya Ilahi Rabbiy, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam.
Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Menenteramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah”.
Rasulullah pun tampak sedih. “Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku. Siapa lagi yang akan membantuku?”
“Aku, ya Rasulullah!” sahut Ali bin Abi Thalib.
jawab ,menantu Rasullulah...
CO. Ummu Khoir
اللهم صل على سيدنا محمد
Selasa, 20 November 2018
Senin, 19 November 2018
RANGKUMAN CERAMAH MAULID NABI MUHAMMAD ,JUMAT KELIWON ,CIKURA
RANGKUMAN ISI CERAMAH JUMAT KLIWON .
KH.Ahmad syaidi .
Waktu Kanjeng Nabi Muhammad saw menjelang wafat ,beliau bisa merasakan betapa sakit nya saat di cabut ruh nya ,beliau tidak tega bila umatnya merasakan sakit saat di cabut nyawanya . beliau ahirnya berdoa kepada allah meminta agar semua rasa sakit umat nya waktu di cabut nyawanya di jadikan satu dan di timpakan semua ke pada saya (Nabi Muhammad saw) .
اللهم صل على سيدنا محمد .
Nabi Muhammad saw di beri jatah masuk surga duluan ,tapi beliau enggan masuk surga ,sebelum semua umat nya yg beriman masuk surga.
اللهم صل على سيدنا محمد.
Beliau terus menerangkan kemuliaan memperingati maulid Nabi Muhammad saw.
1. Barang siapa yang menginfakan satu dirham buat memperingati maulid Nabi Muhammad saw maka bakal jadi temen deket nya kelak di surga .(Sahabat abu bakar as sidik )
2. Barang siapa yang menggungkan maulid Nabi Muhammad saw maka orang tersebut sedang menghidupi Syiar agama islam. ( sahabat Umar bin khotob )
3. Barang siapa yang infak satu Dirham buat maulid Nabi Muhammad saw maka seakan akan ikut perang badar bersama saya .(sohabat utsaman bin affan )
4. Barang siapa yang menggungkan Maulid Nabi Muhammad saw maka tidak akan mati, kecuali mati dalam keadaan membawa iman .
5.“Barang siapa yang mengumpulkan saudara-saudara untuk memperingati Maulid nabi, kemudian menyediakan makanan, tempat, dan berbuat kebaikan untuk mereka serta ia menjadi sebab untuk atas dibacakannya maulid nabi, maka Allah akan membangkitkan dia bersama-sama orang yang jujur, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholeh. Dan dia akan dimasukkan dalam syurga na’im.” ( imam syafii)
Ini membicarakan soal kemuliaan Maulid Nabi Muhammad saw . Bukan berati
"Ah..Gak sholat juga gak papa asal ikut maulidan" Lah wong kita mengucap gak sholat gak papa aja Murtad , pengin mengharap kan saffat Nabi Muhammad saw" . Tutur kyai Ahmad Syaidi .
2. KH.Casani .
Beliau bercerita betapa mulainya Ahlak Nabi Muhammad saw .
Di kisahkan siti Aisyah di tanya oleh para sahabat ."wahai Aisyah seperti apakah ahlak Nabi Muhammad saw "
. Siti Aisyah malah balik bertanya :" apakah kamu sering membaca al Quran ..? "
"Iya saya sering membaca Al Quran ."
Seperti itulah ahlak Nabi Muhammad .
Ahlak Nabi Muhammad saw itu Alquran .
اللهم صل على سيدنا محمد.
Siapa saja yg duduk bersama nabi akan merasakan ketenangan ,Ke Damain Hatinya .صلوا على نبي محمد .
Ada seorang pemuda yahudi ,dia ini pembantunya Nabi Muhammad ,dia di bayar oleh Nabi Muhammad saw .sewaktu itu sakit dan mengharapkan agar di jenguk oleh Baginda Nabi Muhammad saw . Ahirnya Nabi Muhammad saw menjenguk nya . Di ajak masuk islam oleh Nabi "Masuk islam lah ... masuk islam lah...
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pemuda yahudi pun mengucapkan dua kalimat syahadat . Nabi Muhammad " Alhamdulillah".
Beliau menginginkan kan agar semua umat nya selamat dunia akhirat .
اللهم صل على سيدنا محمد.
Di kisahkan ada seorang Raja bernama Dahsyat Al qalbi ,yang agung ,keluarganya banyak ,pengikut nya juga banyak .
Nabi mengharapkan Dahya Al qalbi masuk islam .Nabi pun berdoa agar Dahya Al kalbi di beri cahaya Islam . Doanya pun di ijabah oleh Allah .
Turun wahyu . "YA Muhammad sudah saya taruh di hati Dahya Al qalbi iman dan dia akan menuju kesini "
Nabi Muhammad saw sangat bergembira dan segera menyambut Dahya Al qalbi dengan meletakan sorbanya buat jalanya Dahya Al qalbi .
Dahya Al qalbi bertanya .:" apa syarat masuk islam ..?"
syarat masuk islam yani mengucapkan dua kalimat syahadat .
Dahya Al qalbi pun mengucapkan dua Kalimat syahadat setelah itu Dahya Al qalbi menangis sejadi jadinya .
"Ya Nabi apakah dosa saya di ampuni " ucap Dahya Al qalbi sambil mengis .
"Dosa saya banyak ,banyak sekali"
"Dosa kamu apa wahai Dahya Al qalbi..?
Tanya Nabi Muhammad saw.
"Saya mempunyai anak perempuan cantik cantik sekitar 70 ,mau saya nikah kan .tidak ada menantu yang selevel dengan saya .Saya malu kalau putrinya nikah dengan orang rendahan .atau di bawah kelas saya .
Ahirnya saya bunuh satu persatu putri saya sejumlah 70 orang . "
Apakah dosa saya di ampuni wahai rasulullah .?
Kemidian Rasulullah saw diam sejenak .
Kemudian wahyu turun lagi . DOSA Dahya Al qalbi di ampuni semua ,dosa 60 tahun kufur di ampuni semua ,dosa membunuh anak anak nya di ampuni semua. dengan masuk islam dan membaca dua Kalimat syahadat satu kali .dengan itoqod jazem ,yakin dan benar .
اللهم صل على سيدنا محمد .
Sahabat bertanya Ya Rosullah " jikalau anda telah wafat, kami di atas bumi lebih baik hidup atau mati .?
Dijawab dengan .
1. Apa bila pemimpin nya berakhlak mulia 2. Orang orang kaya Dermawan .
3 urusan masarakat di serahkan ke masarakat dengan cara musyawarah .
Apa bila tiga itu terpenuhi maka lebih baik hidup di atas bumi .
Tapi sebaliknya jika
1. Pemimpinnya berakhlak bejad ,
2. Wong sugihe medit .
3 .urusan masarakat di tentukan sendiri secara otoriter .
Maka lebih baik mati .
اللهم صل على سيدنا محمد
Wallahualam bi soaab .................
Sebenernya masih banyak sekali ceramah yang belum di RANGKUM. Kaya ceramah nya Habib ahmad al athos Ceramah nya Habib dari yaman .
RANGKUMAN ceramah jumat kliwon
Desa Cikura ,kec ,Bojong ,kab tegal 16-11-2018
KH.Ahmad syaidi .
Waktu Kanjeng Nabi Muhammad saw menjelang wafat ,beliau bisa merasakan betapa sakit nya saat di cabut ruh nya ,beliau tidak tega bila umatnya merasakan sakit saat di cabut nyawanya . beliau ahirnya berdoa kepada allah meminta agar semua rasa sakit umat nya waktu di cabut nyawanya di jadikan satu dan di timpakan semua ke pada saya (Nabi Muhammad saw) .
اللهم صل على سيدنا محمد .
Nabi Muhammad saw di beri jatah masuk surga duluan ,tapi beliau enggan masuk surga ,sebelum semua umat nya yg beriman masuk surga.
اللهم صل على سيدنا محمد.
Beliau terus menerangkan kemuliaan memperingati maulid Nabi Muhammad saw.
1. Barang siapa yang menginfakan satu dirham buat memperingati maulid Nabi Muhammad saw maka bakal jadi temen deket nya kelak di surga .(Sahabat abu bakar as sidik )
2. Barang siapa yang menggungkan maulid Nabi Muhammad saw maka orang tersebut sedang menghidupi Syiar agama islam. ( sahabat Umar bin khotob )
3. Barang siapa yang infak satu Dirham buat maulid Nabi Muhammad saw maka seakan akan ikut perang badar bersama saya .(sohabat utsaman bin affan )
4. Barang siapa yang menggungkan Maulid Nabi Muhammad saw maka tidak akan mati, kecuali mati dalam keadaan membawa iman .
5.“Barang siapa yang mengumpulkan saudara-saudara untuk memperingati Maulid nabi, kemudian menyediakan makanan, tempat, dan berbuat kebaikan untuk mereka serta ia menjadi sebab untuk atas dibacakannya maulid nabi, maka Allah akan membangkitkan dia bersama-sama orang yang jujur, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholeh. Dan dia akan dimasukkan dalam syurga na’im.” ( imam syafii)
Ini membicarakan soal kemuliaan Maulid Nabi Muhammad saw . Bukan berati
"Ah..Gak sholat juga gak papa asal ikut maulidan" Lah wong kita mengucap gak sholat gak papa aja Murtad , pengin mengharap kan saffat Nabi Muhammad saw" . Tutur kyai Ahmad Syaidi .
2. KH.Casani .
Beliau bercerita betapa mulainya Ahlak Nabi Muhammad saw .
Di kisahkan siti Aisyah di tanya oleh para sahabat ."wahai Aisyah seperti apakah ahlak Nabi Muhammad saw "
. Siti Aisyah malah balik bertanya :" apakah kamu sering membaca al Quran ..? "
"Iya saya sering membaca Al Quran ."
Seperti itulah ahlak Nabi Muhammad .
Ahlak Nabi Muhammad saw itu Alquran .
اللهم صل على سيدنا محمد.
Siapa saja yg duduk bersama nabi akan merasakan ketenangan ,Ke Damain Hatinya .صلوا على نبي محمد .
Ada seorang pemuda yahudi ,dia ini pembantunya Nabi Muhammad ,dia di bayar oleh Nabi Muhammad saw .sewaktu itu sakit dan mengharapkan agar di jenguk oleh Baginda Nabi Muhammad saw . Ahirnya Nabi Muhammad saw menjenguk nya . Di ajak masuk islam oleh Nabi "Masuk islam lah ... masuk islam lah...
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pemuda yahudi pun mengucapkan dua kalimat syahadat . Nabi Muhammad " Alhamdulillah".
Beliau menginginkan kan agar semua umat nya selamat dunia akhirat .
اللهم صل على سيدنا محمد.
Di kisahkan ada seorang Raja bernama Dahsyat Al qalbi ,yang agung ,keluarganya banyak ,pengikut nya juga banyak .
Nabi mengharapkan Dahya Al qalbi masuk islam .Nabi pun berdoa agar Dahya Al kalbi di beri cahaya Islam . Doanya pun di ijabah oleh Allah .
Turun wahyu . "YA Muhammad sudah saya taruh di hati Dahya Al qalbi iman dan dia akan menuju kesini "
Nabi Muhammad saw sangat bergembira dan segera menyambut Dahya Al qalbi dengan meletakan sorbanya buat jalanya Dahya Al qalbi .
Dahya Al qalbi bertanya .:" apa syarat masuk islam ..?"
syarat masuk islam yani mengucapkan dua kalimat syahadat .
Dahya Al qalbi pun mengucapkan dua Kalimat syahadat setelah itu Dahya Al qalbi menangis sejadi jadinya .
"Ya Nabi apakah dosa saya di ampuni " ucap Dahya Al qalbi sambil mengis .
"Dosa saya banyak ,banyak sekali"
"Dosa kamu apa wahai Dahya Al qalbi..?
Tanya Nabi Muhammad saw.
"Saya mempunyai anak perempuan cantik cantik sekitar 70 ,mau saya nikah kan .tidak ada menantu yang selevel dengan saya .Saya malu kalau putrinya nikah dengan orang rendahan .atau di bawah kelas saya .
Ahirnya saya bunuh satu persatu putri saya sejumlah 70 orang . "
Apakah dosa saya di ampuni wahai rasulullah .?
Kemidian Rasulullah saw diam sejenak .
Kemudian wahyu turun lagi . DOSA Dahya Al qalbi di ampuni semua ,dosa 60 tahun kufur di ampuni semua ,dosa membunuh anak anak nya di ampuni semua. dengan masuk islam dan membaca dua Kalimat syahadat satu kali .dengan itoqod jazem ,yakin dan benar .
اللهم صل على سيدنا محمد .
Sahabat bertanya Ya Rosullah " jikalau anda telah wafat, kami di atas bumi lebih baik hidup atau mati .?
Dijawab dengan .
1. Apa bila pemimpin nya berakhlak mulia 2. Orang orang kaya Dermawan .
3 urusan masarakat di serahkan ke masarakat dengan cara musyawarah .
Apa bila tiga itu terpenuhi maka lebih baik hidup di atas bumi .
Tapi sebaliknya jika
1. Pemimpinnya berakhlak bejad ,
2. Wong sugihe medit .
3 .urusan masarakat di tentukan sendiri secara otoriter .
Maka lebih baik mati .
اللهم صل على سيدنا محمد
Wallahualam bi soaab .................
Sebenernya masih banyak sekali ceramah yang belum di RANGKUM. Kaya ceramah nya Habib ahmad al athos Ceramah nya Habib dari yaman .
RANGKUMAN ceramah jumat kliwon
Desa Cikura ,kec ,Bojong ,kab tegal 16-11-2018
Jumat, 16 November 2018
PESAN HABIB LUTHFI BIN YAHYA AGAR TERHINDAR DARI FITNAH AKHIR ZAMAN .
~LIMA PESAN MAULANA HABIB LUTHFI AGAR TERHINDAR DARI FITNAH ZAMAN~
1. Jangan Tinggalkan Teladan Ulama Salafus Salihin
Dahsyatnya cobaan akhir zaman seharusnya menjadi pecutan bagi kita untuk kembali meneladani akhlak nabi, sahabat, dan ulama s alafus salihin. “Sekalipun Anda jatuh miskin, pegang teguhlah teladan salafus salihin bila ingin selamat dan mendapat rida-Nya,” nasihat Habib Luthfi pada para jamaah.
2. Mengedepankan Iman daripada Akal
Allah memang memerintah hamba-Nya untuk selalu menjadi orang yang kritis dan berpikir dalam merespon fenomena masyarakat yang terjadi di sekitar kita. Namun, sekritis apa pun akal kita dalam berpikir, tetaplah akal memiliki keterbatasan.
Hanya iman yang dapat menguatkan akal atas permasalahan-permasalahan yang tidak dapat kita jangkau. Oleh karena itu, Habib Luthfi menegaskan bahwa kita harus berhati-hati menanggapi orang-orang yang mengedepankan akal daripada iman, karena hal tersebut membuat kita rugi dunia akhirat. Selain itu, menurut beliau, akal kita ini tidak dapat menerima semua kebesaran Allah Swt.
3. Ziarah Ulama Saleh
Habib Luthfi menyampaikan nasehat ketiga agar selamat dari fitnah akhir zaman. Nasehat tersebut adalah memperbanyak mengunjungi ulama-ulama saleh, baik yang masih hidup ataupun yang sudah wafat.
Menurut beliau, mengunjungi ulama itu banyak sekali manfaatnya, di antaranya adalah jauh dari musibah, penyakit, dan diberi kelancaran rezeki. Namun, beliau menegaskan mengunjungi ulama jangan karena ada maksud tertentu saja. Ketika maksud tersebut sudah terpenuhi, kita tidak pernah berkunjung lagi ke ulama.
4. Jangan Merasa Benar Sendiri
Yang Maha Tahu dan Maha Benar hanyalah Allah. Namun, penyakit orang zaman akhir ini merasa benar sendiri baik secara individu mau pun organisasi. Tidak jarang, kita temukan saat ini kelompok yang merasa benar sendiri, sehingga kelompok menyalahkan lain.
Kita semua ini sama di mata Tuhan, hanya takwa yang membedakannya. Kita tidak boleh membeda-bedakan satu dengan yang lain atas nama agama, partai, suku, mazhab, dan lain sebagainya. Itu nasihat Habib Luthfi yang keempat.
5. Jangan Tinggal Membaca Alquran dan Salawat
Saya sudah mengulas terkait tradisi ulama salaf dalam mengkhatamkan Alquran di tautan ini. Ada ulama yang mengkhatamkan Alquran satu hari sekali, dua hari, satu minggu, dan yang paling lama dua bulan sekali. Selain itu, kita juga harus memperkuat bacaan Alquran itu dengan bacaan salawat.
Membaca salawat sangat mudah, cukup membaca Shallallah ‘ala Muhammad juga sudah termasuk dalam membacanya. Mudah, bukan? Selain itu, tentu kita harus mengamalkan isi Alquran.
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻟَﺎ ﺗَﺠْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻓِﺘْﻨَﺔً ﻟِّﻠَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﻭَﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧﺖَ ﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰُ ﺍﻟْﺤَﻜِﻴﻢُ
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran ) fitnah bagi orang - orang kafir (tertutup hatinya dari kebenaran ajaran - Mu) . Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” . (QS. Al -Mumtahanah : 5).
Wallahu'alam
Allahumma Sholli a'la Sayyidina Muhammad wa ala alihi washobihi wasalim
1. Jangan Tinggalkan Teladan Ulama Salafus Salihin
Dahsyatnya cobaan akhir zaman seharusnya menjadi pecutan bagi kita untuk kembali meneladani akhlak nabi, sahabat, dan ulama s alafus salihin. “Sekalipun Anda jatuh miskin, pegang teguhlah teladan salafus salihin bila ingin selamat dan mendapat rida-Nya,” nasihat Habib Luthfi pada para jamaah.
2. Mengedepankan Iman daripada Akal
Allah memang memerintah hamba-Nya untuk selalu menjadi orang yang kritis dan berpikir dalam merespon fenomena masyarakat yang terjadi di sekitar kita. Namun, sekritis apa pun akal kita dalam berpikir, tetaplah akal memiliki keterbatasan.
Hanya iman yang dapat menguatkan akal atas permasalahan-permasalahan yang tidak dapat kita jangkau. Oleh karena itu, Habib Luthfi menegaskan bahwa kita harus berhati-hati menanggapi orang-orang yang mengedepankan akal daripada iman, karena hal tersebut membuat kita rugi dunia akhirat. Selain itu, menurut beliau, akal kita ini tidak dapat menerima semua kebesaran Allah Swt.
3. Ziarah Ulama Saleh
Habib Luthfi menyampaikan nasehat ketiga agar selamat dari fitnah akhir zaman. Nasehat tersebut adalah memperbanyak mengunjungi ulama-ulama saleh, baik yang masih hidup ataupun yang sudah wafat.
Menurut beliau, mengunjungi ulama itu banyak sekali manfaatnya, di antaranya adalah jauh dari musibah, penyakit, dan diberi kelancaran rezeki. Namun, beliau menegaskan mengunjungi ulama jangan karena ada maksud tertentu saja. Ketika maksud tersebut sudah terpenuhi, kita tidak pernah berkunjung lagi ke ulama.
4. Jangan Merasa Benar Sendiri
Yang Maha Tahu dan Maha Benar hanyalah Allah. Namun, penyakit orang zaman akhir ini merasa benar sendiri baik secara individu mau pun organisasi. Tidak jarang, kita temukan saat ini kelompok yang merasa benar sendiri, sehingga kelompok menyalahkan lain.
Kita semua ini sama di mata Tuhan, hanya takwa yang membedakannya. Kita tidak boleh membeda-bedakan satu dengan yang lain atas nama agama, partai, suku, mazhab, dan lain sebagainya. Itu nasihat Habib Luthfi yang keempat.
5. Jangan Tinggal Membaca Alquran dan Salawat
Saya sudah mengulas terkait tradisi ulama salaf dalam mengkhatamkan Alquran di tautan ini. Ada ulama yang mengkhatamkan Alquran satu hari sekali, dua hari, satu minggu, dan yang paling lama dua bulan sekali. Selain itu, kita juga harus memperkuat bacaan Alquran itu dengan bacaan salawat.
Membaca salawat sangat mudah, cukup membaca Shallallah ‘ala Muhammad juga sudah termasuk dalam membacanya. Mudah, bukan? Selain itu, tentu kita harus mengamalkan isi Alquran.
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻟَﺎ ﺗَﺠْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻓِﺘْﻨَﺔً ﻟِّﻠَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﻭَﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧﺖَ ﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰُ ﺍﻟْﺤَﻜِﻴﻢُ
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran ) fitnah bagi orang - orang kafir (tertutup hatinya dari kebenaran ajaran - Mu) . Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” . (QS. Al -Mumtahanah : 5).
Wallahu'alam
Allahumma Sholli a'la Sayyidina Muhammad wa ala alihi washobihi wasalim
KYAI DAN PELACUR
Kisah Nyata kupu-kupu Malam Dan Kiai
Cerita KH. Ali Yahya Lasem (alm).
Pada suatu hari, ketika beliau mau berceramah (Ngisi pengajian) di Jepara, tiba2 dalam perjalanan (lampu merah) mobil beliau dihadang seorang cewek cantik.
Maklumlah waktu itu beliau yang duduk disamping sopir melepaskan kopyah dan serbannya.
Dan karena smbah KH Ali Yahya Lasem (alm) itu adalah seorang bule (mirip orang Australi) maka, mungkin cewek jalanan tersebut mengira bahwa beliau adalah seorang turis manca negara yg banyak duwit, he he..
Cewek : "Malam om.."(wiis.. yai dipggil om)
Kyai : "Malam.."
Cewek : "Ikutan dong om.. boleh ya.."
Kyai : "Oo boleh boleh.. silahkan masuk.." (Cewek bergegas masuk mobil..)
Cewek : "Om mau kmana..? butuh aku gak..? aku temenin ampei pagi ya om..? (cwk merayu yai.. wk kk kk)
Kyai : "Oo ini lho mau ngaji di Jepara.. Ndak apa2 silahkan ikut saja" (smbil pake lagi kopyah & sorban)
Cewek : "Oo, jd bpk ini Kyai ya?" (tdi pnggil om, skrg panggil yai, he) "maaf yai sya bener2 tdk tau, skali lg maaf.. (dgn ekspresi tegang & ketakutan)
Kyai : "Oo, ndak apa2.. santai saja mbk. Skali-kali ikut pngajian bagus itu.."
Cewek : "Ndk usah Yai, sya turun disini saja"
Kyai : "Nggk bisa, pkoknya hrs ikut. Tadi kan smpyan bilang mau ikut, jadi ya harus ikut.."
Cewek : "Tapi kan saya gk pake jilbab yai.."
Kyai : "Gmpang.. nnti tak pinjam jamaah (Untung si cwek pake rok sopan)
Cewek : "Tapi saya malu yai.."
Kyai : "Loh, smpyn jadi pelacur ndk malu kok, pngajian malah malu pye to..?
Cewek : "Gimana ni yai.." (semakin salting) "Sya takut yai.." (tadi malu skrg takut Wk kk kk..)
Kyai : "Sudahlah... santai saja.."
Setelah sampai di tempat pengajian, yai langsung pinjam jilbab sama ibu² jamaah ..
Kyai : "Maaf bu.. bisa pinjam jilbab..? ini lho bu Nyai lupa bawa jilbab" (hahaha, masak bu nyai lupa jilbab)
Ibu² : (Smbil dikit agak bingung ibu² jwb "Oo bisa Yai.. bentar sya ambilkan.."
Setelah pake jilbab, bu nyai cewek langsung turun dari mobil, he he.. Dan begitu turun dari mobil masya Allahhh.... bu nyai cewek langsung di serbu sama ibu² untuk bergantian cium tangan bu nyai cewek.. Ngalap barokah kaliee... h h he..
Mendapat penghormatan seperti itu seketika wajah bunyai cewek langsung pucat, lisannya kelu diam sejuta bahasa dan tubuhnya pun serasa kayu
Ia begitu merasa terhormat dipersilahkan masuk lalu dijamu dan dilayani dgn sebaik baiknya selayaknya Bu Nyai sungguhan..
Setelah pengajian selesai, jamuan daharan dihidangkan (tempat hanya terpisah kiri dan kanan dgn tempat kyai, jadi masih tetep terlihat).
Dan sebelum acara makan² dimulai (di tempat jamuan bunyai cwk) para ibu² jama'ah memohon barokah do'a dari bunyai cwek.. Allahu Akbar..!!
Bagaikan disambar petir saat ia dimintai barokah doa.. Untung masih hafal ROBBANA ATINA.. h h he..
Seperti saat baru datang, bu nyai cewek kembali di kerumuni ibu² untuk bergantian cium tangan ketikan berpamitan hendak pulang, sambil diantar bareng² ke mobil.. (welehhh.. cik mulyonee dadi bunyai dadakan h he he.. Tahu bulat keleess digoreng dadakaann.. )
Di dalam mobil (pulang) bunyai menangis sejadi jadinya, kayak orang yg baru terkena musibah besaarr.. Setelah agak reda nangisnya, Kyai mulai memberi nasehat.
"Apakah sampyan tidak melihat dan berfikir, tentang bagaimana cara orang2 tadi memperlakukanmu, menghormatimu, mengerumunimu, mengantarkanmu dan mereka juga rela antri hanya untuk dapat menciumi tanganmu satu demi satu, bahkan meminta barokah doa darimu.
Padahal sebenarnya kamu itu siapa..???
Orang yg tidak lebih mahal dari harga sayuran kangkung, bayam, terong dan lain sebagainya.." (bunyai kembali mengangis tetapi yai tetep melanjutkan nasehat)
"Ketika anda menjual sayuran kangkung, bayam dan terong, anda masih memiliki harga diri tetapi ketika anda menjual diri anda sudah tidak lagi memiliki harga dihadapan Allah.
Hari ini anda mendapatkan nasehat yg mungkin adalah nasehat terbesar dalam hidup anda maka segeralah bertaubat dan memohon ampun sama Allah.
Jangan sampai nyawa merenggut sebelum anda bertaubat.."
Setelah mendengar nasehat yai, bunyai cewek akhirnya berbicara walaupun masih sambil terisak.
"Terimakasih yai atas nasehatnya.. Dan berkah dari kejadian ini, mulai saat ini saya bertaubat dan akan berhenti dari pekerjaan laknat ini.. sekali lg trimksh yai.."
Alhamdulillahhh.. Berkah tindakan bijaksana seorang kyai, bisa menyentuh hati seorang pelacur hingga bertaubat..
Seperti itulah derajat manusia (walau seorang pelacur sekalipun) hanya Allah yang Maha Tahu..
Semoga saja dapat istiqomah dalam taubatnya..
Aamin..
Foto hanya ilustrasi saja .
Cerita KH. Ali Yahya Lasem (alm).
Pada suatu hari, ketika beliau mau berceramah (Ngisi pengajian) di Jepara, tiba2 dalam perjalanan (lampu merah) mobil beliau dihadang seorang cewek cantik.
Maklumlah waktu itu beliau yang duduk disamping sopir melepaskan kopyah dan serbannya.
Dan karena smbah KH Ali Yahya Lasem (alm) itu adalah seorang bule (mirip orang Australi) maka, mungkin cewek jalanan tersebut mengira bahwa beliau adalah seorang turis manca negara yg banyak duwit, he he..
Cewek : "Malam om.."(wiis.. yai dipggil om)
Kyai : "Malam.."
Cewek : "Ikutan dong om.. boleh ya.."
Kyai : "Oo boleh boleh.. silahkan masuk.." (Cewek bergegas masuk mobil..)
Cewek : "Om mau kmana..? butuh aku gak..? aku temenin ampei pagi ya om..? (cwk merayu yai.. wk kk kk)
Kyai : "Oo ini lho mau ngaji di Jepara.. Ndak apa2 silahkan ikut saja" (smbil pake lagi kopyah & sorban)
Cewek : "Oo, jd bpk ini Kyai ya?" (tdi pnggil om, skrg panggil yai, he) "maaf yai sya bener2 tdk tau, skali lg maaf.. (dgn ekspresi tegang & ketakutan)
Kyai : "Oo, ndak apa2.. santai saja mbk. Skali-kali ikut pngajian bagus itu.."
Cewek : "Ndk usah Yai, sya turun disini saja"
Kyai : "Nggk bisa, pkoknya hrs ikut. Tadi kan smpyan bilang mau ikut, jadi ya harus ikut.."
Cewek : "Tapi kan saya gk pake jilbab yai.."
Kyai : "Gmpang.. nnti tak pinjam jamaah (Untung si cwek pake rok sopan)
Cewek : "Tapi saya malu yai.."
Kyai : "Loh, smpyn jadi pelacur ndk malu kok, pngajian malah malu pye to..?
Cewek : "Gimana ni yai.." (semakin salting) "Sya takut yai.." (tadi malu skrg takut Wk kk kk..)
Kyai : "Sudahlah... santai saja.."
Setelah sampai di tempat pengajian, yai langsung pinjam jilbab sama ibu² jamaah ..
Kyai : "Maaf bu.. bisa pinjam jilbab..? ini lho bu Nyai lupa bawa jilbab" (hahaha, masak bu nyai lupa jilbab)
Ibu² : (Smbil dikit agak bingung ibu² jwb "Oo bisa Yai.. bentar sya ambilkan.."
Setelah pake jilbab, bu nyai cewek langsung turun dari mobil, he he.. Dan begitu turun dari mobil masya Allahhh.... bu nyai cewek langsung di serbu sama ibu² untuk bergantian cium tangan bu nyai cewek.. Ngalap barokah kaliee... h h he..
Mendapat penghormatan seperti itu seketika wajah bunyai cewek langsung pucat, lisannya kelu diam sejuta bahasa dan tubuhnya pun serasa kayu
Ia begitu merasa terhormat dipersilahkan masuk lalu dijamu dan dilayani dgn sebaik baiknya selayaknya Bu Nyai sungguhan..
Setelah pengajian selesai, jamuan daharan dihidangkan (tempat hanya terpisah kiri dan kanan dgn tempat kyai, jadi masih tetep terlihat).
Dan sebelum acara makan² dimulai (di tempat jamuan bunyai cwk) para ibu² jama'ah memohon barokah do'a dari bunyai cwek.. Allahu Akbar..!!
Bagaikan disambar petir saat ia dimintai barokah doa.. Untung masih hafal ROBBANA ATINA.. h h he..
Seperti saat baru datang, bu nyai cewek kembali di kerumuni ibu² untuk bergantian cium tangan ketikan berpamitan hendak pulang, sambil diantar bareng² ke mobil.. (welehhh.. cik mulyonee dadi bunyai dadakan h he he.. Tahu bulat keleess digoreng dadakaann.. )
Di dalam mobil (pulang) bunyai menangis sejadi jadinya, kayak orang yg baru terkena musibah besaarr.. Setelah agak reda nangisnya, Kyai mulai memberi nasehat.
"Apakah sampyan tidak melihat dan berfikir, tentang bagaimana cara orang2 tadi memperlakukanmu, menghormatimu, mengerumunimu, mengantarkanmu dan mereka juga rela antri hanya untuk dapat menciumi tanganmu satu demi satu, bahkan meminta barokah doa darimu.
Padahal sebenarnya kamu itu siapa..???
Orang yg tidak lebih mahal dari harga sayuran kangkung, bayam, terong dan lain sebagainya.." (bunyai kembali mengangis tetapi yai tetep melanjutkan nasehat)
"Ketika anda menjual sayuran kangkung, bayam dan terong, anda masih memiliki harga diri tetapi ketika anda menjual diri anda sudah tidak lagi memiliki harga dihadapan Allah.
Hari ini anda mendapatkan nasehat yg mungkin adalah nasehat terbesar dalam hidup anda maka segeralah bertaubat dan memohon ampun sama Allah.
Jangan sampai nyawa merenggut sebelum anda bertaubat.."
Setelah mendengar nasehat yai, bunyai cewek akhirnya berbicara walaupun masih sambil terisak.
"Terimakasih yai atas nasehatnya.. Dan berkah dari kejadian ini, mulai saat ini saya bertaubat dan akan berhenti dari pekerjaan laknat ini.. sekali lg trimksh yai.."
Alhamdulillahhh.. Berkah tindakan bijaksana seorang kyai, bisa menyentuh hati seorang pelacur hingga bertaubat..
Seperti itulah derajat manusia (walau seorang pelacur sekalipun) hanya Allah yang Maha Tahu..
Semoga saja dapat istiqomah dalam taubatnya..
Aamin..
Foto hanya ilustrasi saja .
Minggu, 11 November 2018
Kisah yahudi yg bertemu Nabi Muhammad saw
SEORANG YAHUDI MIMPI BERJUMPA RASULULLAH SAW
Siapapun bisa mimpi berjumpa Rasulullah SAW, bahkan non muslim pun ada yang mimpi bertemu Rasul SAW, sebagaimana sebuah kisah nyata yang pernah terjadi di Mesir dan diriwayatkan dalam kitab Syaraful Anam.
Ada seorang wanita yahudi bertetangga dengan orang muslim yang suka merayakan maulid.
Orang muslim ini gemar sekali membaca riwayat-riwayat tentang Baginda Rasulullah SAW dan suka mengundang para tetangganya yang lain untuk merayakan maulid Nabi SAW di rumahnya serta menjamu mereka.
Tetangga si muslim yakni si wanita yahudi tadi kerap menyaksikan dari rumahnya, para muslimin berkumpul di rumah tetangganya dan melakukan perayaan maulid Nabinya.
Pada suatu malam, ia bermimpi hadir di acara itu dan melihat orang yang wajahnya terang benderang dan indah, ia lalu bertanya kepada orang disekitarnya,
“Siapakah orang tampan itu?”
Lalu ada yang menjawab,
“Beliau adalah Nabi Muhammad SAW.”
Si yahudi lalu bertanya lagi,
“Apakah jika saya menyapanya, ia mau membalas sapaan saya?”
Dijawab, “Beliau adalah manusia yang paling ramah dan selalu membalas sapaan orang lain.”
Tanya si yahudi kemudian,
“Apakah jika saya bukan muslim ia mau menjawab sapaan saya?”
Dijawab lagi, “Beliau menjawab semua yang menyapanya.”
Maka yahudi itu berkata, “Wahai Muhammad…!”
Rasul SAW menjawab, “Labbaiki”
Wanita yahudi itu berkata,
“Kenapa engkau menjawab Labbaik padaku (Labbaik adalah jawaban penghormatan dari yang dipanggil), padahal kau tahu aku bukan muslim?”
Rasul SAW menjawab,
“Aku tidak mengucap Labbaik kecuali aku tahu bahwa kau akan mendapat hidayah.”
Wanita yahudi itu pun masuk islam di tangan Rasulullah SAW dalam mimpinya, dan ia berjanji akan membuat perayaan maulid untuk Nabi SAW.
Ini semua terjadi dalam mimpi si wanita.
Esok paginya ia bangun dari tidur, dan ia ingat bahwa ia sudah masuk islam semalam dan ia tetap ingin meneruskan imannya itu.
Ia menjadi lebih bingung karena sudah berniat membuat perayaan maulid, bagaimana dengan suaminya yang masih beragama yahudi?
Maka ia bangun di pagi itu.
Ia melihat suaminya sedang berkemas dan beres beres di rumahnya.
Di ruang depan ada banyak bahan makanan dan di halaman rumah ia lihat ada beberapa ekor kambing gemuk dalam keadaan terikat.
Sang istri bertanya dengan penuh keheranan,
“Suamiku, kau mau apa?
Kenapa banyak sekali bahan makanan di dalam?"
Suaminya menjawab, “Aku mau buat perayaan maulid.”
Sang istri terkejut, “Maulid?
Suamiku, apakah kau sudah masuk islam?”
Sang suami menjawab dengan tenang, “Aku masuk islam di tangan Rasul SAW semalam dalam mimpi sesudahmu.”
Subhanallah ..!
Seorang Yahudi saja bisa terketuk hatinya lalu bagaimana dengan kita yang mengaku muslim tapi memusuhi kaum muslimin yang memperingati maulid nabi Muhammad Saw
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ...
Allahumma Shalli wa Sallim 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Ali Sayyidina Muhammad ...
Mugi mangpaat🙏
#maulid
Siapapun bisa mimpi berjumpa Rasulullah SAW, bahkan non muslim pun ada yang mimpi bertemu Rasul SAW, sebagaimana sebuah kisah nyata yang pernah terjadi di Mesir dan diriwayatkan dalam kitab Syaraful Anam.
Ada seorang wanita yahudi bertetangga dengan orang muslim yang suka merayakan maulid.
Orang muslim ini gemar sekali membaca riwayat-riwayat tentang Baginda Rasulullah SAW dan suka mengundang para tetangganya yang lain untuk merayakan maulid Nabi SAW di rumahnya serta menjamu mereka.
Tetangga si muslim yakni si wanita yahudi tadi kerap menyaksikan dari rumahnya, para muslimin berkumpul di rumah tetangganya dan melakukan perayaan maulid Nabinya.
Pada suatu malam, ia bermimpi hadir di acara itu dan melihat orang yang wajahnya terang benderang dan indah, ia lalu bertanya kepada orang disekitarnya,
“Siapakah orang tampan itu?”
Lalu ada yang menjawab,
“Beliau adalah Nabi Muhammad SAW.”
Si yahudi lalu bertanya lagi,
“Apakah jika saya menyapanya, ia mau membalas sapaan saya?”
Dijawab, “Beliau adalah manusia yang paling ramah dan selalu membalas sapaan orang lain.”
Tanya si yahudi kemudian,
“Apakah jika saya bukan muslim ia mau menjawab sapaan saya?”
Dijawab lagi, “Beliau menjawab semua yang menyapanya.”
Maka yahudi itu berkata, “Wahai Muhammad…!”
Rasul SAW menjawab, “Labbaiki”
Wanita yahudi itu berkata,
“Kenapa engkau menjawab Labbaik padaku (Labbaik adalah jawaban penghormatan dari yang dipanggil), padahal kau tahu aku bukan muslim?”
Rasul SAW menjawab,
“Aku tidak mengucap Labbaik kecuali aku tahu bahwa kau akan mendapat hidayah.”
Wanita yahudi itu pun masuk islam di tangan Rasulullah SAW dalam mimpinya, dan ia berjanji akan membuat perayaan maulid untuk Nabi SAW.
Ini semua terjadi dalam mimpi si wanita.
Esok paginya ia bangun dari tidur, dan ia ingat bahwa ia sudah masuk islam semalam dan ia tetap ingin meneruskan imannya itu.
Ia menjadi lebih bingung karena sudah berniat membuat perayaan maulid, bagaimana dengan suaminya yang masih beragama yahudi?
Maka ia bangun di pagi itu.
Ia melihat suaminya sedang berkemas dan beres beres di rumahnya.
Di ruang depan ada banyak bahan makanan dan di halaman rumah ia lihat ada beberapa ekor kambing gemuk dalam keadaan terikat.
Sang istri bertanya dengan penuh keheranan,
“Suamiku, kau mau apa?
Kenapa banyak sekali bahan makanan di dalam?"
Suaminya menjawab, “Aku mau buat perayaan maulid.”
Sang istri terkejut, “Maulid?
Suamiku, apakah kau sudah masuk islam?”
Sang suami menjawab dengan tenang, “Aku masuk islam di tangan Rasul SAW semalam dalam mimpi sesudahmu.”
Subhanallah ..!
Seorang Yahudi saja bisa terketuk hatinya lalu bagaimana dengan kita yang mengaku muslim tapi memusuhi kaum muslimin yang memperingati maulid nabi Muhammad Saw
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ...
Allahumma Shalli wa Sallim 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Ali Sayyidina Muhammad ...
Mugi mangpaat🙏
#maulid
Kamis, 08 November 2018
Percakapan Robiah al adawiyah Dan Hasan bisri
Bismillaah,
DIALOG RABI'AH AL 'ADAWIYAH DENGAN HASAN BASHRI
ﻭﺣﻜﻰ ﺃﻳﻀﺎ ﺃﻧﻪ ﻟﻤﺎ ﻣﺎﺕ ﺯﻭﺝ ﺭﺍﺑﻌﺔ ﺍﻟﻌﺪﻭﻳﺔ ﺍﺳﺘﺄﺫﻥ ﻓﻰ ﺍﻟﺪﺧﻮﻝ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻯ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ، ﻓﺄﺫﻧﺖ ﻟﻬﻢ ﻓﻰ ﺍﻟﺪﺧﻮﻝ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﺃﺭﺧﺖ ﺳﺘﺮﺍ ﻭﺟﻠﺴﺖ ﻭﺭﺍﺀ ﺍﻟﺴﺘﺮ
Di ceritakan bahwasannya ketika suami Rabi'ah al-'Adawiyah telah meninggal dunia, sejumlah Ulama besar diantaranya Hasan Bashri dan kawan-kawan minta izin masuk ke rumah-nya, dan iapun mengizinkan mereka masuk, dan sebagaimana layaknya wanita muslimah ia menutup hijab dan duduk dibalik hijab tersebut.
ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻬﺎ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﺇﻧﻪ ﻗﺪ ﻣﺎﺕ ﺑﻌﻠﻚ ﻭﻻﺑﺪ ﻟﻚ ﻣﻨﻪ
Sahut Hasan kepadanya : "Sungguh, suamimu telah meninggal dunia, maka sebaiknya anda bersuami lagi Rabi'ah".
ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﻧﻌﻢ، ﻭﻟﻜﻦ ﻣﻦ ﺃﻋﻠﻤﻜﻢ ﺣﺘﻰ ﺃﺯﻭﺟﻪ ﻧﻔﺴﻰ
Jawab Rabi'ah : "Baiklah, tapi aku ingin tahu, siapakah diantara kalian yang paling 'Alim, sehingga aku bersedia menjadi istrinya".
ﻓﻘﺎﻟﻮﺍ : ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻯ
Mereka menjawab : "Dialah Hasan Bashri orangnya".
ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﺇﻥ ﺃﺟﺒﺘﻨﻰ ﻓﻰ ﺃﺭﺑﻊ ﻣﺴﺎﺋﻞ، ﻓﺄﻧﺎ ﻟﻚ
Sahut Rabi'ah : "Jika tuan mampu menjawab 4 masalah yang saya ajukan, maka aku bersedia menjadi istri tuan".
ﻓﻘﺎﻝ : ﺳﻠﻰ ﺇﻥ ﻭﻓﻘﻨﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺃﺟﺒﺘﻚ
Jawab Hasan : "Silahkan anda bertanya, Semoga Allah SWT memberi taufik padaku dalam menjawab pertanyaan anda".
ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﻣﺎ ﺗﻘﻮﻝ ﻟﻮﻣﺖ ﻭﺧﺮﺟﺖ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺃﺧﺮﺝ ﻋﻠﻰ ﺍﻹﻳﻤﺎﻥ ﺃﻡ ﻻ
Tanya Rabi'ah : "Menurut tuan, kalau aku meninggal dunia, apakah kematianku dengan membawa ketetapan iman / tidak ?".
ﻗﺎﻝ : ﻫﺬﺍ ﻏﻴﺐ ﻭﻻ ﻳﻌﻠﻢ ﺍﻟﻐﻴﺐ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ
Jawabnya : "Maaf, hal ini termasuk masalah ghaib, dan tiada yang tahu pasti, kecuali Allah".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻣﺎ ﺗﻘﻮﻝ ﻟﻮ ﻭﺿﻌﺖ ﻓﻰ ﺍﻟﻘﺒﺮﻯ ﻭﺳﺄﻟﻨﻰ ﻣﻨﻜﺮ ﻭﻧﻜﻴﺮ، ﺃﻗﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺟﻮﺍﺑﻬﻤﺎ ﺃﻡ ﻻ
Kemudian tanya Rabi'ah : "Menurut tuan, kalau aku disemayamkan dalam kubur, lalu malaikat Munkar-Nakir bertanya kepadaku, mampukah aku menjawabnya / tidak ?".
ﻗﺎﻝ : ﻫﺬﺍ ﻏﻴﺐ ﻭﻻ ﻳﻌﻠﻢ ﺍﻟﻐﻴﺐ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ
Jawabnya : "Maaf, itupun termasuk masalah ghaib, dan tiada yang tahu pasti, kecuali Allah".
ﻗﺎﻟﺖ : ﺇﺫﺍ ﺣﺸﺮ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻭﺗﻄﺎﻳﺮﺕ ﺍﻟﻜﺘﺐ ﺃﻋﻄﻰ ﻛﺘﺎﺑﻰ ﺑﻴﻤﻴﻨﻰ ﺃﻡ ﺑﺸﻤﺎﻟﻰ
Tanya Rabi'ah : "Saat manusia dihimpun kelak di hari kiamat dan kitab catatan amal berterbangan. Menurut anda, apakah aku termasuk orang yang menerima kitab amal tersebut dengan tangan kanan / kiri ?".
ﻓﻘﺎﻝ : ﻫﺬﺍ ﻏﻴﺐ ﺃﻳﻀﺎ
Jawabnya : "Maaf itu juga masalah ghaib".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﺇﺫﺍ ﻧﻮﺩﻯ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﻓﺮﻳﻖ ﻓﻰ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻭﻓﺮﻳﻖ ﻓﻰ ﺍﻟﺴﻌﻴﺮ، ﻛﻨﺖ ﺃﻧﺎ ﻣﻦ ﺃﻯ ﺍﻟﻔﺮﻳﻘﻴﻦ
Berikutnya tanya Rabi'ah : "Ketika manusia dipanggil "Segolongan di surga dan segolongan lainnya di neraka". Menurut tuan, aku termasuk golongan manakah ?".
ﻗﺎﻝ : ﻫﺬﺍ ﻏﻴﺐ ﺃﻳﻀﺎ
Jawabnya : "Maaf, itu juga masalah ghaib".
ﻗﺎﻟﺖ : ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻟﻪ ﻏﻢ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﺭﺑﻌﺔ ﻛﻴﻒ ﻳﺸﺘﻐﻞ ﺑﺎﻟﺘﺰﻭﻳﺞ
(Akhirnya) Rabi'ah berkata : "Bagi orang yang tengah kalut memikirkan 4 perkara ini, mana ada kesempatan untuk berumah tangga ???".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺣﺴﻦ ﺃﺧﺒﺮﻧﻰ ﻛﻢ ﺟﺰﺀ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﻘﻞ
Kemudian ia (Rabi'ah) bertanya : "Ya tuan Hasan, berapakah Allah menjadikan akal ?".
ﻗﺎﻝ : ﻋﺸﺮﺓ ﺃﺟﺰﺍﺀ، ﺗﺴﻌﺔ ﻟﻠﺮﺟﺎﻝ، ﻭﻭﺍﺣﺪ ﻟﻠﻨﺴﺎﺀ
Jawabnya : "10 bagian : 9 bagi pria, 1 bagi wanita".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺣﺴﻦ ﻛﻢ ﺟﺰﺀ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ
Tanya Rabi'ah : "Ya tuan Hasan, lalu berapa bagian pula Allah menjadikan syahwat ?".
ﻗﺎﻝ : ﻋﺸﺮﺓ ﺃﺟﺰﺍﺀ، ﺗﺴﻌﺔ ﻟﻠﻨﺴﺎﺀ، ﻭﻭﺍﺣﺪ ﻟﻠﺮﺟﺎﻝ
Jawabnya : "10 bagian : 9 bagi wanita, 1 bagi pria".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺣﺴﻦ ﺃﻧﺎ ﺃﻗﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺣﻔﻆ ﺗﺴﻌﺔ ﺃﺟﺰﺍﺀ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ ﺑﺠﺰﺀ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻘﻞ، ﻭﺍﻧﺖ ﻻ ﺗﻘﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺣﻔﻆ ﺟﺰﺀ ﻭﺍﺣﺪ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ ﺑﺘﺴﻌﺔ ﺃﺟﺰﺍﺀ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻘﻞ
Kemudian iapun berkata : "Ya tuan Hasan, hanya dengan 1 akal, Aku mampu mengendalikan diri dari gejolak nafsu syahwat 9 bagian, tetapi dengan 9 bagian akalnya, kenapa tuan tidak mampu mengekang 1 nafsu syahwat ?".
ﻓﺒﻜﻰ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﺧﺮﺝ ﻣﻦ ﻋﻨﺪﻫﺎ
Maka menangislah Hasan, seraya mohon diri keluar dari rumahnya.
Sumber : Durrotun Nasihin : 22
Wallahu A'lam Bish-Showab.
DIALOG RABI'AH AL 'ADAWIYAH DENGAN HASAN BASHRI
ﻭﺣﻜﻰ ﺃﻳﻀﺎ ﺃﻧﻪ ﻟﻤﺎ ﻣﺎﺕ ﺯﻭﺝ ﺭﺍﺑﻌﺔ ﺍﻟﻌﺪﻭﻳﺔ ﺍﺳﺘﺄﺫﻥ ﻓﻰ ﺍﻟﺪﺧﻮﻝ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻯ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ، ﻓﺄﺫﻧﺖ ﻟﻬﻢ ﻓﻰ ﺍﻟﺪﺧﻮﻝ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﺃﺭﺧﺖ ﺳﺘﺮﺍ ﻭﺟﻠﺴﺖ ﻭﺭﺍﺀ ﺍﻟﺴﺘﺮ
Di ceritakan bahwasannya ketika suami Rabi'ah al-'Adawiyah telah meninggal dunia, sejumlah Ulama besar diantaranya Hasan Bashri dan kawan-kawan minta izin masuk ke rumah-nya, dan iapun mengizinkan mereka masuk, dan sebagaimana layaknya wanita muslimah ia menutup hijab dan duduk dibalik hijab tersebut.
ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻬﺎ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﺇﻧﻪ ﻗﺪ ﻣﺎﺕ ﺑﻌﻠﻚ ﻭﻻﺑﺪ ﻟﻚ ﻣﻨﻪ
Sahut Hasan kepadanya : "Sungguh, suamimu telah meninggal dunia, maka sebaiknya anda bersuami lagi Rabi'ah".
ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﻧﻌﻢ، ﻭﻟﻜﻦ ﻣﻦ ﺃﻋﻠﻤﻜﻢ ﺣﺘﻰ ﺃﺯﻭﺟﻪ ﻧﻔﺴﻰ
Jawab Rabi'ah : "Baiklah, tapi aku ingin tahu, siapakah diantara kalian yang paling 'Alim, sehingga aku bersedia menjadi istrinya".
ﻓﻘﺎﻟﻮﺍ : ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻯ
Mereka menjawab : "Dialah Hasan Bashri orangnya".
ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﺇﻥ ﺃﺟﺒﺘﻨﻰ ﻓﻰ ﺃﺭﺑﻊ ﻣﺴﺎﺋﻞ، ﻓﺄﻧﺎ ﻟﻚ
Sahut Rabi'ah : "Jika tuan mampu menjawab 4 masalah yang saya ajukan, maka aku bersedia menjadi istri tuan".
ﻓﻘﺎﻝ : ﺳﻠﻰ ﺇﻥ ﻭﻓﻘﻨﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺃﺟﺒﺘﻚ
Jawab Hasan : "Silahkan anda bertanya, Semoga Allah SWT memberi taufik padaku dalam menjawab pertanyaan anda".
ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﻣﺎ ﺗﻘﻮﻝ ﻟﻮﻣﺖ ﻭﺧﺮﺟﺖ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺃﺧﺮﺝ ﻋﻠﻰ ﺍﻹﻳﻤﺎﻥ ﺃﻡ ﻻ
Tanya Rabi'ah : "Menurut tuan, kalau aku meninggal dunia, apakah kematianku dengan membawa ketetapan iman / tidak ?".
ﻗﺎﻝ : ﻫﺬﺍ ﻏﻴﺐ ﻭﻻ ﻳﻌﻠﻢ ﺍﻟﻐﻴﺐ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ
Jawabnya : "Maaf, hal ini termasuk masalah ghaib, dan tiada yang tahu pasti, kecuali Allah".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻣﺎ ﺗﻘﻮﻝ ﻟﻮ ﻭﺿﻌﺖ ﻓﻰ ﺍﻟﻘﺒﺮﻯ ﻭﺳﺄﻟﻨﻰ ﻣﻨﻜﺮ ﻭﻧﻜﻴﺮ، ﺃﻗﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺟﻮﺍﺑﻬﻤﺎ ﺃﻡ ﻻ
Kemudian tanya Rabi'ah : "Menurut tuan, kalau aku disemayamkan dalam kubur, lalu malaikat Munkar-Nakir bertanya kepadaku, mampukah aku menjawabnya / tidak ?".
ﻗﺎﻝ : ﻫﺬﺍ ﻏﻴﺐ ﻭﻻ ﻳﻌﻠﻢ ﺍﻟﻐﻴﺐ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ
Jawabnya : "Maaf, itupun termasuk masalah ghaib, dan tiada yang tahu pasti, kecuali Allah".
ﻗﺎﻟﺖ : ﺇﺫﺍ ﺣﺸﺮ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻭﺗﻄﺎﻳﺮﺕ ﺍﻟﻜﺘﺐ ﺃﻋﻄﻰ ﻛﺘﺎﺑﻰ ﺑﻴﻤﻴﻨﻰ ﺃﻡ ﺑﺸﻤﺎﻟﻰ
Tanya Rabi'ah : "Saat manusia dihimpun kelak di hari kiamat dan kitab catatan amal berterbangan. Menurut anda, apakah aku termasuk orang yang menerima kitab amal tersebut dengan tangan kanan / kiri ?".
ﻓﻘﺎﻝ : ﻫﺬﺍ ﻏﻴﺐ ﺃﻳﻀﺎ
Jawabnya : "Maaf itu juga masalah ghaib".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﺇﺫﺍ ﻧﻮﺩﻯ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﻓﺮﻳﻖ ﻓﻰ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻭﻓﺮﻳﻖ ﻓﻰ ﺍﻟﺴﻌﻴﺮ، ﻛﻨﺖ ﺃﻧﺎ ﻣﻦ ﺃﻯ ﺍﻟﻔﺮﻳﻘﻴﻦ
Berikutnya tanya Rabi'ah : "Ketika manusia dipanggil "Segolongan di surga dan segolongan lainnya di neraka". Menurut tuan, aku termasuk golongan manakah ?".
ﻗﺎﻝ : ﻫﺬﺍ ﻏﻴﺐ ﺃﻳﻀﺎ
Jawabnya : "Maaf, itu juga masalah ghaib".
ﻗﺎﻟﺖ : ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻟﻪ ﻏﻢ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﺭﺑﻌﺔ ﻛﻴﻒ ﻳﺸﺘﻐﻞ ﺑﺎﻟﺘﺰﻭﻳﺞ
(Akhirnya) Rabi'ah berkata : "Bagi orang yang tengah kalut memikirkan 4 perkara ini, mana ada kesempatan untuk berumah tangga ???".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺣﺴﻦ ﺃﺧﺒﺮﻧﻰ ﻛﻢ ﺟﺰﺀ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﻘﻞ
Kemudian ia (Rabi'ah) bertanya : "Ya tuan Hasan, berapakah Allah menjadikan akal ?".
ﻗﺎﻝ : ﻋﺸﺮﺓ ﺃﺟﺰﺍﺀ، ﺗﺴﻌﺔ ﻟﻠﺮﺟﺎﻝ، ﻭﻭﺍﺣﺪ ﻟﻠﻨﺴﺎﺀ
Jawabnya : "10 bagian : 9 bagi pria, 1 bagi wanita".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺣﺴﻦ ﻛﻢ ﺟﺰﺀ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ
Tanya Rabi'ah : "Ya tuan Hasan, lalu berapa bagian pula Allah menjadikan syahwat ?".
ﻗﺎﻝ : ﻋﺸﺮﺓ ﺃﺟﺰﺍﺀ، ﺗﺴﻌﺔ ﻟﻠﻨﺴﺎﺀ، ﻭﻭﺍﺣﺪ ﻟﻠﺮﺟﺎﻝ
Jawabnya : "10 bagian : 9 bagi wanita, 1 bagi pria".
ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺣﺴﻦ ﺃﻧﺎ ﺃﻗﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺣﻔﻆ ﺗﺴﻌﺔ ﺃﺟﺰﺍﺀ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ ﺑﺠﺰﺀ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻘﻞ، ﻭﺍﻧﺖ ﻻ ﺗﻘﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺣﻔﻆ ﺟﺰﺀ ﻭﺍﺣﺪ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ ﺑﺘﺴﻌﺔ ﺃﺟﺰﺍﺀ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻘﻞ
Kemudian iapun berkata : "Ya tuan Hasan, hanya dengan 1 akal, Aku mampu mengendalikan diri dari gejolak nafsu syahwat 9 bagian, tetapi dengan 9 bagian akalnya, kenapa tuan tidak mampu mengekang 1 nafsu syahwat ?".
ﻓﺒﻜﻰ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﺧﺮﺝ ﻣﻦ ﻋﻨﺪﻫﺎ
Maka menangislah Hasan, seraya mohon diri keluar dari rumahnya.
Sumber : Durrotun Nasihin : 22
Wallahu A'lam Bish-Showab.
Minggu, 04 November 2018
Kisah Sahabat julaibab yg jadi rebutan bidadari
ROSULULLAH SAW MENOLEH HINGGA BEBERAPA KALI KETIKA MELIHAT JENAZAH SAHABAT YANG SATU INI.
Dulu di zaman Rosulullah saw ada
Seorang yang bernama Julaibib, beliau bekas budak dan memiliki tampang yang tidak ganteng/tidak bagus. suatu saat si Julaibib ini datang ke madinah dan berjumpa dengan Rosulullah kemudian di tanya oleh Rosulullah, wahai julaibib kamu sudah menikah atau belum? Julaibib mengatakan ya rosulullah aku ini seorang yang tidak memiliki harta, bukan seorang bangsawan , wajah ku pun juga tidak ganteng, Lalu Rosul mengatakan engkau harus menikah sebab menikah itu penting.
Di hari kedua bertemu lagi dengan Rosulullah dan di tanya kembali oleh Rosulullah , wahai Julaibib kamu sudah nikah atau belum? Ya rosulullah sebagaimana hari pertama engkau bertanya pada ku, aku seorang Julaibib bekas budak bukan orang yang ganteng, miskin, mana ada orang yang mau dengan aku ya Rosulullah. Tidak” kamu harus menikah kata Rosulullah, Rosul tau pada wajah Julaibib ini ada keinginan untuk menikah akan tetapi ia tidak mau menikah sebab wajah nya kurang begitu ganteng.
Di hari ketiga nya pun kembali ditanya oleh Rosulullah, wahai julaibib sudahkah kau menikah? belum ya Rosulullah nikahkan aku sekarang, maka Rosul berkata pada Julaibib sekarang kamu datang kepada sahabat ansor datanglah kamu kerumahnya kamu minta anaknya, kau katakan pada sahabat ansor tersebut bahwa aku dinikahkan oleh Rosulullah dengan anakmu. Langsung percaya diri si Julaibib ini jalan menuju rumahnya sahabat anshor tersebut lalu dia ketuk pintu dan mengucap salam, setelah di bukakan pintu Julaibib berkata pada sahabat anshor tersebut, saya Julaibib utusan Rosulullah saw dan saya diperintahkan oleh Rosulullah untuk menikahi putri mu.
Langsung terperanjat sahabat anshor ini, “Tidak Bisa” Julaibib kamu sidah jelek tidak punya harta bukan bangsawan mau menikah dengan anakku “ Tidak bisa” ditolak begitu oleh sahabat anshor.
Kemudian sang putri rupanya mendengar ucapan dari ayahnya yang menolak dari pada permintaan si Julaibib maka anak tadi berkata, wahai ayah jangan ditolak biarkan terima saja itu utusan nabi Muhammad, Rosul yang menyuruh ia untuk datang ketempat ini untuk menikah dengan aku, terimalah wahai ayah saya akan menerima dengan tangan terbuka dan saya senang sekali menikah dengannya dan jangan sampai nanti turun ayat Allah ta’ala keluarga kita di jadikan keluarga yang munafik karna tidak mengikuti perintah Nabi saw .
Pada akhirnya sahabat anshor menerima permintaan Julaibib ini karna atas perintah Rosulullah saw, dan setelah diterima Julaibib pun melapor kepada Rosulullah bahwa pinangannya telah di terima, lalu apa yang harus saya lakukan ya Rosululah.? Sabar kata Rosulullah, biar aku undang sahabat-sahabat yang lain, di undanglah para sahabat-sahabat Rosul saw dan Rosul meminta siapa yang punya uang di kumpulkan untuk sahabat Julaibib ini karna dia baru mau menikah, malam ini dia mau menikah.
Lalu hingga terkumpul semuanya dari para sahabat, ada yang berupa uang, roti dll. Lalu diberikan pada si Julaibib untuk di jadikan mahar pernikahannya dengan anaknya sahabat anshor tadi.
Lalu ketika dia bawa itu uang terdengarlah sebuah seruan , wahai siapa pun yang punya kuda siapkan kuda-kuda kalian untuk perang jihat fiSabilillah.
ketika Julaibib mendengar seruan tersebut Julaibib berkata ini uang tidak jadi di pakai untuk beli mahar, mau saya belikan kuda, mau saya belikan pedang, saya mau beli tombak , saya mau beli alat perang untuk membela agama islam.
Julaibib adalah orang yang berkulit hitam tapi hatinya putih, kemudia ia belikan uang yang buat mahar tersebut untuk membeli alat-alat perang yaitu pedang dan sebagainya.
Kemudian ia terjun ke medan perang dan banyak membunuh orang-orang kafir qurais ketika itu yang memerangi orang islam. Hingga pada akhirnya si Julaibib pun juga ikut terbunuh di medan peperangan tersebut.
Singkat cerita setelah usai dari peperangan Rosul mencari di mana Julaibib dan memerintahkan sahabatnya untuk mencari jenazah julaibib. Lalu Rosul bertanya kepada para sahabat sahabatnya, di antara Kalian kehilangan siapa? lalu sahabat-sahabat ada yang mengatakan kami kehilangan bapak saya, kami kehilangan ibu saya, kami kehilangan saudara saya dan sebagainya, namun Rosul mengatakan aku kehilangan si Julaibib.
Dan setelah di cari oleh para sahabat ditemukan Julabib ini dalam keadaan tergeletak gugur sebagai suhada’. Kemudian jenazah Julaibib ini di gendong oleh Rosulullah, ketika Rosul melihat jenazah Julaibib kemudian menoleh, melihat lagi kemudian menoleh , melihat ketiga kalinya kemudian menoleh lagi, lalu di Tanya oleh sahabat-sahabatnya, ya Rosulullah kenapa engkau menoleh sampai beberapa kali ketika melihat Julaibib, lalu Rosul menjawab bagaimana aku tidak menoleh sedangkan bidadari surga pada turun kebumi berebut untuk mendapatkan si Julaibib dan membawa Julaibib ke surga, lalu ada salah satu bidadari tersebut tersingkap kainnya hingga terbuka betis kaki nya maka aku menoleh karna aku tidak mau melihat betis bidadarinya Julaibib.
Karna sebab apa Julaibib mendapatkian ini semua.? sebab ia takwa pada Allah, cinta pada Allah , cinta pada Rosulullah, kemudian ia dimuliakan pula oleh Allah .
Kisah dibawakan oleh Al habib Malik Bin Yahya Assegaf Dari Baidho, dan di terjemahkan oleh Al Habib Alwi bin Ali Al habsyi solo.
Dulu di zaman Rosulullah saw ada
Seorang yang bernama Julaibib, beliau bekas budak dan memiliki tampang yang tidak ganteng/tidak bagus. suatu saat si Julaibib ini datang ke madinah dan berjumpa dengan Rosulullah kemudian di tanya oleh Rosulullah, wahai julaibib kamu sudah menikah atau belum? Julaibib mengatakan ya rosulullah aku ini seorang yang tidak memiliki harta, bukan seorang bangsawan , wajah ku pun juga tidak ganteng, Lalu Rosul mengatakan engkau harus menikah sebab menikah itu penting.
Di hari kedua bertemu lagi dengan Rosulullah dan di tanya kembali oleh Rosulullah , wahai Julaibib kamu sudah nikah atau belum? Ya rosulullah sebagaimana hari pertama engkau bertanya pada ku, aku seorang Julaibib bekas budak bukan orang yang ganteng, miskin, mana ada orang yang mau dengan aku ya Rosulullah. Tidak” kamu harus menikah kata Rosulullah, Rosul tau pada wajah Julaibib ini ada keinginan untuk menikah akan tetapi ia tidak mau menikah sebab wajah nya kurang begitu ganteng.
Di hari ketiga nya pun kembali ditanya oleh Rosulullah, wahai julaibib sudahkah kau menikah? belum ya Rosulullah nikahkan aku sekarang, maka Rosul berkata pada Julaibib sekarang kamu datang kepada sahabat ansor datanglah kamu kerumahnya kamu minta anaknya, kau katakan pada sahabat ansor tersebut bahwa aku dinikahkan oleh Rosulullah dengan anakmu. Langsung percaya diri si Julaibib ini jalan menuju rumahnya sahabat anshor tersebut lalu dia ketuk pintu dan mengucap salam, setelah di bukakan pintu Julaibib berkata pada sahabat anshor tersebut, saya Julaibib utusan Rosulullah saw dan saya diperintahkan oleh Rosulullah untuk menikahi putri mu.
Langsung terperanjat sahabat anshor ini, “Tidak Bisa” Julaibib kamu sidah jelek tidak punya harta bukan bangsawan mau menikah dengan anakku “ Tidak bisa” ditolak begitu oleh sahabat anshor.
Kemudian sang putri rupanya mendengar ucapan dari ayahnya yang menolak dari pada permintaan si Julaibib maka anak tadi berkata, wahai ayah jangan ditolak biarkan terima saja itu utusan nabi Muhammad, Rosul yang menyuruh ia untuk datang ketempat ini untuk menikah dengan aku, terimalah wahai ayah saya akan menerima dengan tangan terbuka dan saya senang sekali menikah dengannya dan jangan sampai nanti turun ayat Allah ta’ala keluarga kita di jadikan keluarga yang munafik karna tidak mengikuti perintah Nabi saw .
Pada akhirnya sahabat anshor menerima permintaan Julaibib ini karna atas perintah Rosulullah saw, dan setelah diterima Julaibib pun melapor kepada Rosulullah bahwa pinangannya telah di terima, lalu apa yang harus saya lakukan ya Rosululah.? Sabar kata Rosulullah, biar aku undang sahabat-sahabat yang lain, di undanglah para sahabat-sahabat Rosul saw dan Rosul meminta siapa yang punya uang di kumpulkan untuk sahabat Julaibib ini karna dia baru mau menikah, malam ini dia mau menikah.
Lalu hingga terkumpul semuanya dari para sahabat, ada yang berupa uang, roti dll. Lalu diberikan pada si Julaibib untuk di jadikan mahar pernikahannya dengan anaknya sahabat anshor tadi.
Lalu ketika dia bawa itu uang terdengarlah sebuah seruan , wahai siapa pun yang punya kuda siapkan kuda-kuda kalian untuk perang jihat fiSabilillah.
ketika Julaibib mendengar seruan tersebut Julaibib berkata ini uang tidak jadi di pakai untuk beli mahar, mau saya belikan kuda, mau saya belikan pedang, saya mau beli tombak , saya mau beli alat perang untuk membela agama islam.
Julaibib adalah orang yang berkulit hitam tapi hatinya putih, kemudia ia belikan uang yang buat mahar tersebut untuk membeli alat-alat perang yaitu pedang dan sebagainya.
Kemudian ia terjun ke medan perang dan banyak membunuh orang-orang kafir qurais ketika itu yang memerangi orang islam. Hingga pada akhirnya si Julaibib pun juga ikut terbunuh di medan peperangan tersebut.
Singkat cerita setelah usai dari peperangan Rosul mencari di mana Julaibib dan memerintahkan sahabatnya untuk mencari jenazah julaibib. Lalu Rosul bertanya kepada para sahabat sahabatnya, di antara Kalian kehilangan siapa? lalu sahabat-sahabat ada yang mengatakan kami kehilangan bapak saya, kami kehilangan ibu saya, kami kehilangan saudara saya dan sebagainya, namun Rosul mengatakan aku kehilangan si Julaibib.
Dan setelah di cari oleh para sahabat ditemukan Julabib ini dalam keadaan tergeletak gugur sebagai suhada’. Kemudian jenazah Julaibib ini di gendong oleh Rosulullah, ketika Rosul melihat jenazah Julaibib kemudian menoleh, melihat lagi kemudian menoleh , melihat ketiga kalinya kemudian menoleh lagi, lalu di Tanya oleh sahabat-sahabatnya, ya Rosulullah kenapa engkau menoleh sampai beberapa kali ketika melihat Julaibib, lalu Rosul menjawab bagaimana aku tidak menoleh sedangkan bidadari surga pada turun kebumi berebut untuk mendapatkan si Julaibib dan membawa Julaibib ke surga, lalu ada salah satu bidadari tersebut tersingkap kainnya hingga terbuka betis kaki nya maka aku menoleh karna aku tidak mau melihat betis bidadarinya Julaibib.
Karna sebab apa Julaibib mendapatkian ini semua.? sebab ia takwa pada Allah, cinta pada Allah , cinta pada Rosulullah, kemudian ia dimuliakan pula oleh Allah .
Kisah dibawakan oleh Al habib Malik Bin Yahya Assegaf Dari Baidho, dan di terjemahkan oleh Al Habib Alwi bin Ali Al habsyi solo.
Kisah Sahabat julaibab yg jadi rebutan bidadari
ROSULULLAH SAW MENOLEH HINGGA BEBERAPA KALI KETIKA MELIHAT JENAZAH SAHABAT YANG SATU INI.
Dulu di zaman Rosulullah saw ada
Seorang yang bernama Julaibib, beliau bekas budak dan memiliki tampang yang tidak ganteng/tidak bagus. suatu saat si Julaibib ini datang ke madinah dan berjumpa dengan Rosulullah kemudian di tanya oleh Rosulullah, wahai julaibib kamu sudah menikah atau belum? Julaibib mengatakan ya rosulullah aku ini seorang yang tidak memiliki harta, bukan seorang bangsawan , wajah ku pun juga tidak ganteng, Lalu Rosul mengatakan engkau harus menikah sebab menikah itu penting.
Di hari kedua bertemu lagi dengan Rosulullah dan di tanya kembali oleh Rosulullah , wahai Julaibib kamu sudah nikah atau belum? Ya rosulullah sebagaimana hari pertama engkau bertanya pada ku, aku seorang Julaibib bekas budak bukan orang yang ganteng, miskin, mana ada orang yang mau dengan aku ya Rosulullah. Tidak” kamu harus menikah kata Rosulullah, Rosul tau pada wajah Julaibib ini ada keinginan untuk menikah akan tetapi ia tidak mau menikah sebab wajah nya kurang begitu ganteng.
Di hari ketiga nya pun kembali ditanya oleh Rosulullah, wahai julaibib sudahkah kau menikah? belum ya Rosulullah nikahkan aku sekarang, maka Rosul berkata pada Julaibib sekarang kamu datang kepada sahabat ansor datanglah kamu kerumahnya kamu minta anaknya, kau katakan pada sahabat ansor tersebut bahwa aku dinikahkan oleh Rosulullah dengan anakmu. Langsung percaya diri si Julaibib ini jalan menuju rumahnya sahabat anshor tersebut lalu dia ketuk pintu dan mengucap salam, setelah di bukakan pintu Julaibib berkata pada sahabat anshor tersebut, saya Julaibib utusan Rosulullah saw dan saya diperintahkan oleh Rosulullah untuk menikahi putri mu.
Langsung terperanjat sahabat anshor ini, “Tidak Bisa” Julaibib kamu sidah jelek tidak punya harta bukan bangsawan mau menikah dengan anakku “ Tidak bisa” ditolak begitu oleh sahabat anshor.
Kemudian sang putri rupanya mendengar ucapan dari ayahnya yang menolak dari pada permintaan si Julaibib maka anak tadi berkata, wahai ayah jangan ditolak biarkan terima saja itu utusan nabi Muhammad, Rosul yang menyuruh ia untuk datang ketempat ini untuk menikah dengan aku, terimalah wahai ayah saya akan menerima dengan tangan terbuka dan saya senang sekali menikah dengannya dan jangan sampai nanti turun ayat Allah ta’ala keluarga kita di jadikan keluarga yang munafik karna tidak mengikuti perintah Nabi saw .
Pada akhirnya sahabat anshor menerima permintaan Julaibib ini karna atas perintah Rosulullah saw, dan setelah diterima Julaibib pun melapor kepada Rosulullah bahwa pinangannya telah di terima, lalu apa yang harus saya lakukan ya Rosululah.? Sabar kata Rosulullah, biar aku undang sahabat-sahabat yang lain, di undanglah para sahabat-sahabat Rosul saw dan Rosul meminta siapa yang punya uang di kumpulkan untuk sahabat Julaibib ini karna dia baru mau menikah, malam ini dia mau menikah.
Lalu hingga terkumpul semuanya dari para sahabat, ada yang berupa uang, roti dll. Lalu diberikan pada si Julaibib untuk di jadikan mahar pernikahannya dengan anaknya sahabat anshor tadi.
Lalu ketika dia bawa itu uang terdengarlah sebuah seruan , wahai siapa pun yang punya kuda siapkan kuda-kuda kalian untuk perang jihat fiSabilillah.
ketika Julaibib mendengar seruan tersebut Julaibib berkata ini uang tidak jadi di pakai untuk beli mahar, mau saya belikan kuda, mau saya belikan pedang, saya mau beli tombak , saya mau beli alat perang untuk membela agama islam.
Julaibib adalah orang yang berkulit hitam tapi hatinya putih, kemudia ia belikan uang yang buat mahar tersebut untuk membeli alat-alat perang yaitu pedang dan sebagainya.
Kemudian ia terjun ke medan perang dan banyak membunuh orang-orang kafir qurais ketika itu yang memerangi orang islam. Hingga pada akhirnya si Julaibib pun juga ikut terbunuh di medan peperangan tersebut.
Singkat cerita setelah usai dari peperangan Rosul mencari di mana Julaibib dan memerintahkan sahabatnya untuk mencari jenazah julaibib. Lalu Rosul bertanya kepada para sahabat sahabatnya, di antara Kalian kehilangan siapa? lalu sahabat-sahabat ada yang mengatakan kami kehilangan bapak saya, kami kehilangan ibu saya, kami kehilangan saudara saya dan sebagainya, namun Rosul mengatakan aku kehilangan si Julaibib.
Dan setelah di cari oleh para sahabat ditemukan Julabib ini dalam keadaan tergeletak gugur sebagai suhada’. Kemudian jenazah Julaibib ini di gendong oleh Rosulullah, ketika Rosul melihat jenazah Julaibib kemudian menoleh, melihat lagi kemudian menoleh , melihat ketiga kalinya kemudian menoleh lagi, lalu di Tanya oleh sahabat-sahabatnya, ya Rosulullah kenapa engkau menoleh sampai beberapa kali ketika melihat Julaibib, lalu Rosul menjawab bagaimana aku tidak menoleh sedangkan bidadari surga pada turun kebumi berebut untuk mendapatkan si Julaibib dan membawa Julaibib ke surga, lalu ada salah satu bidadari tersebut tersingkap kainnya hingga terbuka betis kaki nya maka aku menoleh karna aku tidak mau melihat betis bidadarinya Julaibib.
Karna sebab apa Julaibib mendapatkian ini semua.? sebab ia takwa pada Allah, cinta pada Allah , cinta pada Rosulullah, kemudian ia dimuliakan pula oleh Allah .
Kisah dibawakan oleh Al habib Malik Bin Yahya Assegaf Dari Baidho, dan di terjemahkan oleh Al Habib Alwi bin Ali Al habsyi solo.
Dulu di zaman Rosulullah saw ada
Seorang yang bernama Julaibib, beliau bekas budak dan memiliki tampang yang tidak ganteng/tidak bagus. suatu saat si Julaibib ini datang ke madinah dan berjumpa dengan Rosulullah kemudian di tanya oleh Rosulullah, wahai julaibib kamu sudah menikah atau belum? Julaibib mengatakan ya rosulullah aku ini seorang yang tidak memiliki harta, bukan seorang bangsawan , wajah ku pun juga tidak ganteng, Lalu Rosul mengatakan engkau harus menikah sebab menikah itu penting.
Di hari kedua bertemu lagi dengan Rosulullah dan di tanya kembali oleh Rosulullah , wahai Julaibib kamu sudah nikah atau belum? Ya rosulullah sebagaimana hari pertama engkau bertanya pada ku, aku seorang Julaibib bekas budak bukan orang yang ganteng, miskin, mana ada orang yang mau dengan aku ya Rosulullah. Tidak” kamu harus menikah kata Rosulullah, Rosul tau pada wajah Julaibib ini ada keinginan untuk menikah akan tetapi ia tidak mau menikah sebab wajah nya kurang begitu ganteng.
Di hari ketiga nya pun kembali ditanya oleh Rosulullah, wahai julaibib sudahkah kau menikah? belum ya Rosulullah nikahkan aku sekarang, maka Rosul berkata pada Julaibib sekarang kamu datang kepada sahabat ansor datanglah kamu kerumahnya kamu minta anaknya, kau katakan pada sahabat ansor tersebut bahwa aku dinikahkan oleh Rosulullah dengan anakmu. Langsung percaya diri si Julaibib ini jalan menuju rumahnya sahabat anshor tersebut lalu dia ketuk pintu dan mengucap salam, setelah di bukakan pintu Julaibib berkata pada sahabat anshor tersebut, saya Julaibib utusan Rosulullah saw dan saya diperintahkan oleh Rosulullah untuk menikahi putri mu.
Langsung terperanjat sahabat anshor ini, “Tidak Bisa” Julaibib kamu sidah jelek tidak punya harta bukan bangsawan mau menikah dengan anakku “ Tidak bisa” ditolak begitu oleh sahabat anshor.
Kemudian sang putri rupanya mendengar ucapan dari ayahnya yang menolak dari pada permintaan si Julaibib maka anak tadi berkata, wahai ayah jangan ditolak biarkan terima saja itu utusan nabi Muhammad, Rosul yang menyuruh ia untuk datang ketempat ini untuk menikah dengan aku, terimalah wahai ayah saya akan menerima dengan tangan terbuka dan saya senang sekali menikah dengannya dan jangan sampai nanti turun ayat Allah ta’ala keluarga kita di jadikan keluarga yang munafik karna tidak mengikuti perintah Nabi saw .
Pada akhirnya sahabat anshor menerima permintaan Julaibib ini karna atas perintah Rosulullah saw, dan setelah diterima Julaibib pun melapor kepada Rosulullah bahwa pinangannya telah di terima, lalu apa yang harus saya lakukan ya Rosululah.? Sabar kata Rosulullah, biar aku undang sahabat-sahabat yang lain, di undanglah para sahabat-sahabat Rosul saw dan Rosul meminta siapa yang punya uang di kumpulkan untuk sahabat Julaibib ini karna dia baru mau menikah, malam ini dia mau menikah.
Lalu hingga terkumpul semuanya dari para sahabat, ada yang berupa uang, roti dll. Lalu diberikan pada si Julaibib untuk di jadikan mahar pernikahannya dengan anaknya sahabat anshor tadi.
Lalu ketika dia bawa itu uang terdengarlah sebuah seruan , wahai siapa pun yang punya kuda siapkan kuda-kuda kalian untuk perang jihat fiSabilillah.
ketika Julaibib mendengar seruan tersebut Julaibib berkata ini uang tidak jadi di pakai untuk beli mahar, mau saya belikan kuda, mau saya belikan pedang, saya mau beli tombak , saya mau beli alat perang untuk membela agama islam.
Julaibib adalah orang yang berkulit hitam tapi hatinya putih, kemudia ia belikan uang yang buat mahar tersebut untuk membeli alat-alat perang yaitu pedang dan sebagainya.
Kemudian ia terjun ke medan perang dan banyak membunuh orang-orang kafir qurais ketika itu yang memerangi orang islam. Hingga pada akhirnya si Julaibib pun juga ikut terbunuh di medan peperangan tersebut.
Singkat cerita setelah usai dari peperangan Rosul mencari di mana Julaibib dan memerintahkan sahabatnya untuk mencari jenazah julaibib. Lalu Rosul bertanya kepada para sahabat sahabatnya, di antara Kalian kehilangan siapa? lalu sahabat-sahabat ada yang mengatakan kami kehilangan bapak saya, kami kehilangan ibu saya, kami kehilangan saudara saya dan sebagainya, namun Rosul mengatakan aku kehilangan si Julaibib.
Dan setelah di cari oleh para sahabat ditemukan Julabib ini dalam keadaan tergeletak gugur sebagai suhada’. Kemudian jenazah Julaibib ini di gendong oleh Rosulullah, ketika Rosul melihat jenazah Julaibib kemudian menoleh, melihat lagi kemudian menoleh , melihat ketiga kalinya kemudian menoleh lagi, lalu di Tanya oleh sahabat-sahabatnya, ya Rosulullah kenapa engkau menoleh sampai beberapa kali ketika melihat Julaibib, lalu Rosul menjawab bagaimana aku tidak menoleh sedangkan bidadari surga pada turun kebumi berebut untuk mendapatkan si Julaibib dan membawa Julaibib ke surga, lalu ada salah satu bidadari tersebut tersingkap kainnya hingga terbuka betis kaki nya maka aku menoleh karna aku tidak mau melihat betis bidadarinya Julaibib.
Karna sebab apa Julaibib mendapatkian ini semua.? sebab ia takwa pada Allah, cinta pada Allah , cinta pada Rosulullah, kemudian ia dimuliakan pula oleh Allah .
Kisah dibawakan oleh Al habib Malik Bin Yahya Assegaf Dari Baidho, dan di terjemahkan oleh Al Habib Alwi bin Ali Al habsyi solo.
Langganan:
Komentar (Atom)
Punya fethis popok gara gara idea mamah .
Jadi kecanduan popok karena mamah . Nama saya Siska umur 17 tahun kelas 11 SMA .berawal sejak kelas 7 SMP saya sering ngomopl terus mama...
-
Sedikit Tentang Syeh Armia Cikura Bojong Tegal. Berbicara tentang Syeh Armia tidak lepas dari kepiawaian beliau dalam mengajarkan...
-
RANGKUMAN CERAMAH JUMAT KLIWON . 20 -12-2018 1. Syeh ali ismail Keutamaan Menjawab adzan [1] Menjadi saksi kebaikan Dari Abu Said al...
-
Kadang harus berucap apa ada rasa seneng ada rasa suker susah bingung pusing pas kaya iklan kopi gudai .banyak rasa . Tahun ini alhamdul...




